Material Tak Kunjung Lengkap, Warga Pertanyakan Kelanjutan BSPS di Piabung

ilustrasi bantuan BSPS (Sumber: internet)

Anambas, mandalapos.co.id – Sejumlah penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau program bedah rumah di Desa Piabung, Kecamatan Palmatak, Kabupaten Kepulauan Anambas, mengeluhkan pembangunan rumah bantuan yang berjalan tersendat.

Warga menyebut kondisi tersebut dipicu belum lengkapnya pasokan material bangunan. Sejumlah material diklaim telah dipesan sejak dua hingga tiga bulan lalu, namun hingga kini belum seluruhnya tiba di lokasi pembangunan.

Keterlambatan tersebut membuat pekerjaan di lapangan tidak dapat berjalan optimal. Warga mempertanyakan penyelesaian pembangunan apabila kebutuhan material utama belum tersedia secara lengkap.

“Bagaimana pengerjaan mau siap kalau barang pesanan tak kunjung diantarkan,” keluh salah seorang warga.

Salah seorang penerima bantuan berinisial AM mengatakan, pengajuan sejumlah material telah dilakukan sejak lebih dari dua bulan lalu. Namun, material yang telah didroping ke lokasi hingga kini belum seluruhnya diterima.

“Pesanan ada yang kita ajukan lebih dari dua sampai tiga bulan yang lalu, tapi sampai saat ini material yang didropping belum semuanya datang. Terkesan seperti main-main,” ujar AM.

Keluhan serupa disampaikan penerima bantuan lainnya yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan. Ia mengatakan material yang telah tiba di lokasi juga belum sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan pembangunan rumah.

Menurut warga tersebut, kondisi itu berdampak terhadap progres pembangunan rumah bantuan yang saat ini diperkirakan baru mencapai sekitar 40 persen.

“Kami merasa kecewa dan meminta pemerintah memberikan solusi serta mengambil sikap tegas terhadap permasalahan ini,” ungkapnya.

Warga berharap pihak terkait segera menyelesaikan persoalan ketersediaan material sehingga pembangunan rumah dapat kembali berjalan dan diselesaikan sesuai perencanaan.

Mereka juga meminta adanya kepastian mengenai waktu kedatangan material yang masih belum tersedia agar penerima bantuan dapat mengetahui perkembangan pembangunan rumah masing-masing.

Hingga berita ini diterbitkan, mandalapos masih berupaya meghubungi pihak terkait.

Mandalapos masih membuka ruang bagi pihak penyedia maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan penjelasan dan hak jawab mengenai persoalan tersebut.*

*YAHYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini