Bupati Aneng Bersama Dekranasda Tanam 150 Bibit Mangrove di Pantai Senggalong, Ajak Warga Jaga Pesisir

Bupati Kepulauan Anambas Aneng bersama pengurus Dekranasda dan masyarakat menanam 150 bibit mangrove di Pantai Senggalong, Desa Temburun, Kecamatan Siantan Timur, Kamis (1/10/2026)

Anambas, mandalapos.co.id – Bupati Kepulauan Anambas Aneng bersama Ketua dan pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kepulauan Anambas menanam 150 bibit mangrove di Pantai Senggalong, Desa Temburun, Kecamatan Siantan Timur, Kamis (1/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pelestarian kawasan pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keberadaan mangrove bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat kepulauan.

Dalam sambutannya, Aneng mengatakan mangrove memiliki fungsi penting sebagai pelindung kawasan pesisir dari abrasi serta menjadi habitat bagi berbagai biota laut.

“Hari ini kita tidak hanya menanam 150 batang mangrove. Kita sedang menanam perisai untuk desa kita dari abrasi, menanam rumah bagi ikan dan kepiting, dan menanam oksigen untuk anak cucu kita,” ujar Aneng.

Ia mengajak masyarakat, khususnya generasi muda Desa Temburun, ikut terlibat dalam menjaga kawasan pesisir. Menurutnya, upaya pelestarian lingkungan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah.

“Jangan biarkan Pantai Senggalong yang indah ini hanya jadi cerita. Mari kita jadikan aksi. Satu orang tanam satu mangrove, maka kita sudah selamatkan satu masa depan. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, butuh tangan-tangan masyarakat yang mencintai kampung halamannya,” katanya.

Aneng juga menyampaikan bahwa kelestarian pesisir memiliki keterkaitan dengan kehidupan masyarakat yang menggantungkan aktivitasnya pada laut.

Sementara itu, kegiatan penanaman mangrove tersebut juga dikaitkan dengan upaya Dekranasda Anambas mendorong pengembangan ekowisata berbasis lingkungan.

Pantai Senggalong dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga dapat menjadi lokasi edukasi mengenai ekosistem mangrove dan pelestarian pesisir.

Kegiatan diakhiri dengan foto bersama. Masyarakat Desa Temburun juga menyatakan komitmennya untuk ikut menjaga dan merawat 150 bibit mangrove yang telah ditanam agar dapat tumbuh dan memberikan manfaat bagi kawasan pesisir.*

*YAHYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini