
ANAMBAS, mandalapos.co.id – Komunitas KOMBE-PANTAS bersama Komunitas KOMPAK dan PRIME NATUNA EP menggelar Aksi Merdeka Sampah Plastik dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia di Kabupaten Kepulauan Anambas.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pantai Pasir Manang, Desa Tarempa Timur, Sabtu (15/8/2026). Aksi ini menjadi bentuk kepedulian komunitas terhadap kebersihan pantai dan laut sekaligus mengajak masyarakat mengurangi pencemaran sampah plastik di wilayah pesisir Anambas.
Koordinator KOMBE-PANTAS, Arpandi, mengatakan kegiatan tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak. Ia menyampaikan apresiasi kepada Dido Aditya dari PRIME NATUNA EP serta Tim Komunitas KOMPAK yang turut hadir dan mendukung pelaksanaan aksi bersih pantai tersebut.
“Dalam kegiatan Aksi Merdeka Sampah Plastik ini, kami berhasil mengumpulkan sekitar 100 kilogram sampah plastik,” ujar Arpandi.
Menurutnya, persoalan sampah plastik di wilayah pesisir membutuhkan kepedulian dan keterlibatan bersama. Karena itu, kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai aksi dalam rangka peringatan HUT RI, tetapi dapat menjadi gerakan berkelanjutan untuk menjaga lingkungan.
“Kami berharap ke depan Kabupaten Kepulauan Anambas semakin asri dan merdeka dari sampah plastik,” katanya.
Sementara itu, Ketua Komunitas KOMPAK, Syahrul Hidayat, mengajak masyarakat menjadikan momentum HUT ke-81 RI sebagai kesempatan untuk memperkuat kepedulian terhadap lingkungan.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, khususnya ke laut yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Kepulauan Anambas.
“Kami mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga kebersihan pantai dan laut Anambas. Stop membuang sampah ke laut,” tegas Syahrul.
Ia mengatakan, Aksi Merdeka Sampah Plastik merupakan bentuk komitmen dan kepedulian komunitas dalam menjaga serta melestarikan lingkungan.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ajakan kepada masyarakat untuk membangun kesadaran bahwa kebersihan pantai dan laut merupakan tanggung jawab bersama.
Syahrul berharap semakin banyak masyarakat, komunitas, dunia usaha maupun pihak lainnya yang terlibat dalam kegiatan pelestarian lingkungan di Anambas.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat serta semua pihak yang telah ikut peduli dan sadar dalam melestarikan lingkungan,” ujarnya.
Pengumpulan sekitar 100 kilogram sampah plastik dari kawasan Pantai Pasir Manang menjadi pengingat bahwa persoalan sampah di wilayah pesisir membutuhkan perhatian serius. Semangat kemerdekaan pun diharapkan tidak hanya diwujudkan melalui perayaan, tetapi juga melalui aksi nyata menjaga lingkungan dan laut sebagai ruang hidup masyarakat Anambas.
*YAHYA




















