Anambas, mandalapos.co.id – Program Jumat Asri kembali digelar di Desa Terempa Selatan pada Jumat, 3 Juli 2027. Kegiatan ini melibatkan pemerintah desa, kepala dusun, ketua RT dan RW, serta masyarakat yang bergotong royong membersihkan lingkungan sebagai upaya menciptakan kawasan yang bersih, sehat, aman, dan indah.
Langkah-langkah kaki warga menyusuri gang permukiman sejak pagi. Sebagian memungut sampah yang berserakan. Sebagian lainnya membersihkan parit agar aliran air tetap lancar. Suasana kebersamaan tampak ketika perangkat desa dan masyarakat bekerja berdampingan membersihkan lingkungan yang menjadi ruang hidup bersama.
Kepala Desa Terempa Selatan, H. Surianto, mengatakan kegiatan Jumat Asri merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap pekan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.
“Jumat Asri ini untuk kita semua. Kegiatannya bertujuan mewujudkan lingkungan yang sehat, aman, berseri, dan indah. Saya mengajak masyarakat bersama-sama melakukan gotong royong di lingkungan masing-masing sesuai dengan anjuran pemerintah,” ujarnya.
Menurutnya, lingkungan yang bersih akan memberikan manfaat langsung bagi kesehatan masyarakat. Karena itu, keterlibatan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan menjaga kebersihan desa.
Selain mengajak masyarakat menjaga kebersihan, H. Surianto juga mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.
Ia meminta masyarakat rutin membersihkan saluran air, memangkas pohon yang berisiko tumbang, serta mengumpulkan material yang dapat membahayakan ketika hujan lebat dan angin kencang melanda.
“Kami mengimbau kepala dusun, ketua RT, ketua RW, Karang Taruna, dan seluruh masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi bencana. Mari bersama-sama menjaga lingkungan. Apa yang kita lakukan hari ini bukan hanya untuk kebersihan, tetapi juga demi keselamatan dan kebaikan kita bersama,” katanya.
Melalui kegiatan Jumat Asri, Pemerintah Desa Terempa Selatan berharap budaya gotong royong terus tumbuh sehingga lingkungan tetap bersih, sehat, dan lebih siap menghadapi berbagai potensi bencana akibat perubahan cuaca.*
*YAHYA



















