Anambas, mandalapos.co.id – Kasat Narkoba Polres Kepulauan Anambas, IPTU Kristian, menyatakan dirinya tidak terlibat dalam proses pemeriksaan dan penggeledahan yang terjadi di wilayah Jemaja dan belakangan menjadi sorotan masyarakat.
Dalam keterangannya saat dikonfirmasi awak media, IPTU Kristian menjelaskan bahwa pada saat kejadian dirinya sedang berada di Pekanbaru karena orang tuannya meninggal dunia.
“Saya kan ke Pekanbaru Pak. Orang tua saya meninggal,” ungkapnya.
Saat ditanya terkait adanya instruksi atau perintah khusus mengenai kegiatan tersebut, ia menegaskan bahwa dirinya tidak memberikan arahan maupun instruksi apa pun.
“Tidak ada. Saya Pekanbaru, Pak,” katanya kembali menegaskan.
Sebelumnya, penggeledahan yang dilakukan terhadap seorang warga di Jemaja berinisial S menjadi perhatian publik setelah muncul informasi bahwa pihak yang digeledah disebut tidak terbukti terlibat dalam dugaan kasus narkoba. Informasi tersebut memunculkan pertanyaan dari masyarakat mengenai prosedur dan mekanisme pelaksanaan penindakan di lapangan.
Peristiwa itu disebut meninggalkan rasa kecewa dan tekanan batin bagi S serta keluarga. Tak lama setelah kejadian, S mendatangi Polsek setempat untuk menyampaikan keberatannya atas cara penanganan yang dialaminya.
“Saya datang bukan untuk memperpanjang masalah atau membawa ke jalur hukum. Saya hanya ingin menyampaikan rasa kecewa agar ke depan penanganannya bisa lebih baik dan sesuai prosedur,” tuturnya.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari pihak terkait mengenai kronologi lengkap pelaksanaan penggeledahan tersebut.*
*YAHYA


















