Ghatib Beghanyut Siak Digelar 13 Agustus, Pengamanan Sungai Jadi Perhatian

Pemkab Siak mematangkan persiapan Ghatib Beghanyut yang digelar 13 Agustus 2026 di Sungai Siak, termasuk pengamanan dan perlengkapan keselamatan untuk memastikan tradisi berlangsung aman dan khidmat. (Foto: Humas Pemkab Siak)

SIAK, mandalapos.co.id – Pemerintah Kabupaten Siak mematangkan persiapan pelaksanaan Tradisi Ghatib Beghanyut yang akan digelar pada 13 Agustus 2026. Selain memastikan rangkaian adat berjalan khidmat, aspek keselamatan peserta menjadi perhatian utama karena sebagian prosesi berlangsung di Sungai Siak.

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Mahadar bersama panitia dan sejumlah instansi terkait di Zamrud Room, Kompleks Rumah Rakyat, Jumat (7/8/2026).

Ghatib Beghanyut merupakan tradisi masyarakat Melayu Siak yang dilaksanakan secara turun-temurun. Rangkaian kegiatan diawali dengan ziarah ke sejumlah makam Sultan Siak dan Ghatib Berjalan, sebelum dilanjutkan dengan prosesi utama di Sungai Siak.

Tahun ini, tradisi tersebut mengusung tema “Menolak Bala, Menjemput Tuah.”

Mahadar mengatakan rangkaian ziarah akan dilakukan di empat lokasi pada 13 Agustus. Pemerintah daerah menargetkan seluruh rangkaian ziarah selesai sebelum waktu Zuhur, sebelum kegiatan berlanjut pada prosesi Ghatib Beghanyut pada malam hari.

“Pelaksanaan Ghatib Beghanyut tahun ini akan dilaksanakan pada 13 Agustus, diawali dengan ziarah ke makam Sultan di empat titik. Mudah-mudahan target kita sebelum Zuhur sudah selesai,” kata Mahadar.

Empat lokasi ziarah tersebut yakni Makam Raja Kecil di Buantan, Makam Tengku Buang Asmara dan Sultan Ismail di Mempura, Kompleks Makam Koto Tinggi, serta Makam Sultan Syarif Qasim II.

Setelah seluruh rangkaian ziarah selesai, prosesi utama Ghatib Beghanyut akan dilaksanakan pada malam hari di Sungai Siak.

Karena melibatkan aktivitas di kawasan perairan, panitia memberikan perhatian khusus terhadap kesiapan pengamanan. Dalam rapat tersebut, pembagian tugas bagi imam atau khalifah, petugas keamanan, tenaga medis, petugas kebersihan, hingga instansi pendukung kembali dimatangkan.

Pengamanan akan melibatkan sejumlah unsur, antara lain Polri, Polisi Air, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pos TNI AL (Posal), Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), serta instansi terkait lainnya.

Mahadar meminta seluruh personel ditempatkan pada titik-titik yang dinilai rawan, khususnya selama prosesi berlangsung di Sungai Siak.

“Kalau ada hal-hal teknis terjadi, mohon nanti personelnya disiapkan di titik-titik rawan. Saat ke air nanti pakai pelampung atau perlengkapan keselamatan lainnya,” ujarnya.

Selain keselamatan, panitia juga menyempurnakan tata tertib dan teknis pelaksanaan agar setiap tahapan tradisi dapat berlangsung sesuai ketentuan yang telah disiapkan.

Tradisi Ghatib Beghanyut merupakan bagian dari warisan budaya Melayu Siak yang tidak hanya mengandung nilai spiritual, tetapi juga menjadi sarana menjaga keberlanjutan adat dan budaya masyarakat setempat.

Dalam tradisi tersebut, masyarakat memaknainya sebagai ikhtiar memohon perlindungan kepada Allah SWT dan menolak bala, sekaligus menjaga nilai-nilai budaya Melayu agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Pelaksanaan tahun ini diselenggarakan Pemkab Siak melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga bekerja sama dengan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Siak serta Dewan Kesenian Siak.

Mahadar berharap tradisi tersebut tidak hanya terlaksana sebagai agenda ritual dan pelestarian budaya, tetapi juga mampu menjadi daya tarik wisata bagi Kabupaten Siak.

“Mudah-mudahan di samping kita melaksanakan secara ritual, agenda tahunan ini juga akan menyedot perhatian wisatawan di Siak Negeri Istana,” katanya.

Dengan persiapan yang melibatkan berbagai unsur tersebut, Pemkab Siak menargetkan Ghatib Beghanyut 2026 dapat berlangsung aman dan tertib, tanpa menghilangkan nilai adat serta kekhidmatan tradisi yang telah diwariskan masyarakat Melayu Siak.

*ALHAFISH

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini