
BENGKALIS, mandalapos.co.id – Wakil Bupati Bengkalis H. Bagus Santoso menghadiri Panen Raya TNI dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional di Desa Sepotong, Kecamatan Siak Kecil, Jumat (17/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi simbol sinergi pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam memperkuat sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan nasional.
Panen raya turut dihadiri Kasdam XIX/Tuanku Tambusai Brigjen TNI Rudi Hermawan, Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi, Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran TNI-Polri, perangkat daerah, kelompok tani, serta masyarakat.
Kegiatan di Bengkalis juga terhubung secara virtual dengan Panen Raya Nasional yang dipimpin Presiden Republik Indonesia dari Lanud Abdul Saleh, Malang, Jawa Timur. Melalui sambungan tersebut, Presiden menyapa sejumlah daerah yang melaksanakan panen raya serentak sebagai bagian dari upaya memperkuat swasembada pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian nasional.
Usai panen bersama, Bagus Santoso menyampaikan apresiasi kepada TNI yang selama ini aktif mendukung pembangunan sektor pertanian di Kabupaten Bengkalis. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada TNI, khususnya Pangdam XIX/Tuanku Tambusai beserta seluruh jajaran yang telah memberikan perhatian besar terhadap pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Bengkalis. Sinergi seperti ini harus terus diperkuat agar kesejahteraan petani meningkat dan ketahanan pangan daerah semakin kokoh,” ujarnya.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Bengkalis berkomitmen mendukung berbagai program strategis pemerintah pusat melalui peningkatan produktivitas lahan, penguatan kelembagaan petani, serta memperluas kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan.
Dalam kesempatan itu, Bagus mengungkapkan bahwa Kabupaten Bengkalis masih menghadapi tantangan untuk memenuhi kebutuhan beras masyarakat yang mencapai sekitar 60 ribu ton per tahun. Sementara produksi beras daerah saat ini baru berkisar antara 20 hingga 30 ribu ton.
“Artinya masih ada kekurangan yang harus dipenuhi dari daerah lain. Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian,” katanya.
Ia pun mengajak seluruh pihak, khususnya petani dan pemerintah desa, untuk mempertahankan lahan pertanian produktif dan mencegah alih fungsi lahan sawah.
“Kami berharap lahan pertanian yang ada tetap dipertahankan. Jangan sampai terjadi alih fungsi lahan karena sawah merupakan aset penting dalam menjaga ketahanan pangan dan keberlanjutan produksi beras di Kabupaten Bengkalis,” tegasnya.
Bagus menjelaskan, Bengkalis memiliki sekitar 1.823 hektare lahan sawah, dengan hampir 43 persen berada di Kecamatan Siak Kecil yang menjadi salah satu sentra produksi padi terbesar di daerah tersebut.
Menurutnya, panen raya di Desa Sepotong menjadi bukti besarnya potensi pertanian Bengkalis. Pada kegiatan itu dilakukan panen di lahan seluas 50 hektare dengan produktivitas sekitar 6,7 ton gabah per hektare menggunakan varietas padi Cibatu. Keberhasilan tersebut didukung penerapan indeks pertanaman (IP) 200 atau dua kali musim tanam dalam setahun.
“Produktivitas ini menunjukkan bahwa Bengkalis memiliki potensi besar untuk meningkatkan produksi padi. Dengan dukungan pemerintah, sinergi TNI-Polri, serta semangat para petani, kami optimistis target swasembada pangan secara bertahap dapat diwujudkan,” ujarnya.
Sementara itu, Kasdam XIX/Tuanku Tambusai Brigjen TNI Rudi Hermawan menegaskan keterlibatan TNI dalam program ketahanan pangan merupakan bagian dari pembinaan teritorial untuk membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor pertanian.
Ia mengatakan TNI akan terus mendukung optimalisasi lahan pertanian bersama pemerintah daerah dan masyarakat demi mewujudkan swasembada pangan nasional.
“Jangan sampai tanah ini dialihfungsikan. Semakin luas lahan sawah yang kita miliki semakin baik. Lahan ini harus tetap menjadi lumbung pangan,” tegas Kasdam.
Kegiatan berlangsung lancar dan penuh antusias. Momentum panen raya sekaligus dialog virtual bersama Presiden RI semakin memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa untuk terus bersinergi membangun ketahanan pangan yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan.
Turut mendampingi Wakil Bupati Bengkalis dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Bengkalis Asep Setiawan, Dandim 0303/Bengkalis Letkol Inf Haris Nur Priatno, Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, Kepala Dinas Pertanian, Hortikultura dan Peternakan Sufandi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Susy Hartati, Kepala Satpol PP H. Alfakhrurrozi, Plt Camat Siak Kecil Nicky Hatmam Ramdhani, jajaran TNI-Polri, penyuluh pertanian, kelompok tani, dan masyarakat.
*ALHAFISH




















