Garda JKN Resmi Hadir di Natuna, Jadi Penghubung BPJS Kesehatan dan Masyarakat

BPJS Kesehatan mengukuhkan Gerakan Relawan Daerah (Garda) JKN Kabupaten Natuna melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Natuna, Senin (28/9/2026).

Natuna, mandalapos.co.id – BPJS Kesehatan mengukuhkan Gerakan Relawan Daerah (Garda) JKN Kabupaten Natuna melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan penyematan pin kepada relawan terpilih, Ariyanto, di Kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Natuna, Senin (28/9/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring dan luring dengan melibatkan BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang. Pengukuhan Garda JKN menjadi bagian dari upaya memperluas akses informasi dan pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui kolaborasi dengan masyarakat.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang, Nara Grace Br. Ginting, mengatakan BPJS Kesehatan selama ini telah menjalin kemitraan dengan berbagai pihak, mulai dari pemangku kepentingan, fasilitas kesehatan, hingga unsur masyarakat.

Selain menjalin kerja sama dengan fasilitas kesehatan, BPJS Kesehatan juga memiliki kader JKN yang bertugas memberikan informasi dan membantu penagihan iuran peserta.

BPJS Kesehatan turut menjalankan kegiatan sosialisasi pelayanan administrasi melalui program VIOLA (Virtual Office Layanan Peserta) dengan melibatkan kelurahan dan fasilitas kesehatan. Program tersebut bertujuan membantu masyarakat mendapatkan informasi serta mengakses layanan administrasi, termasuk perubahan data peserta secara daring.

Menurut Grace, kehadiran Garda JKN menjadi bentuk pengembangan kolaborasi dengan masyarakat untuk memperluas penyebaran informasi sekaligus menjembatani kebutuhan peserta di lapangan.

Ia menjelaskan, Kantor BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang mendapatkan alokasi dua relawan daerah. Kota Tanjungpinang dipilih dengan mempertimbangkan jumlah peserta dan masih adanya masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN.

Sementara itu, Kabupaten Natuna dipilih untuk mewakili wilayah kepulauan dengan karakteristik geografis yang terdiri atas sejumlah pulau dan permukiman yang tersebar.

“Kami memilih Natuna untuk mewakili daerah kepulauan. Harapannya, dengan adanya relawan, kita bisa berkolaborasi dan bersinergi memberikan informasi kepada masyarakat sekaligus menjadi corong bagi BPJS Kesehatan untuk melihat apa yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan dalam program JKN,” ujar Grace.

Garda JKN Jadi Penghubung BPJS Kesehatan dan Masyarakat

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang Nara Grace Br. Ginting menyematkan pin Garda JKN kepada Ariyanto dalam pengukuhan relawan daerah di Kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Natuna

Grace mengatakan Garda JKN tidak hanya bertugas menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga menjadi penghubung untuk menyampaikan kebutuhan, kendala, serta masukan peserta kepada BPJS Kesehatan.

Menurutnya, komunikasi tersebut diharapkan berjalan dua arah sehingga informasi yang diterima masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sementara persoalan yang dihadapi peserta dapat menjadi bahan evaluasi bagi penyelenggara JKN.

Ia menilai peran relawan semakin penting di tengah berbagai persoalan kepesertaan yang dihadapi masyarakat Natuna, termasuk penonaktifan sejumlah peserta JKN.

Kondisi tersebut memunculkan kebutuhan informasi mengenai status kepesertaan, penyebab penonaktifan, serta langkah yang perlu dilakukan masyarakat untuk memperoleh kembali akses layanan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Di Natuna ada penonaktifan kepesertaan dengan jumlah besar. Tentu banyak kebutuhan informasi dari peserta ketika mereka mengetahui kepesertaannya dinonaktifkan, lalu apa yang perlu dilakukan. Garda JKN ini bisa menjadi corong antara BPJS Kesehatan dengan masyarakat,” jelasnya.

Grace menambahkan, pembentukan Garda JKN merupakan salah satu upaya BPJS Kesehatan untuk meningkatkan akses peserta terhadap informasi dan pelayanan JKN.

Ia menyampaikan apresiasi kepada relawan yang bersedia terlibat dalam gerakan tersebut. Menurutnya, JKN merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat di bidang kesehatan sehingga kolaborasi dengan relawan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata.

Sebelum menjalankan tugas, para relawan akan mendapatkan pembekalan mengenai ruang lingkup kerja sama dan peran yang harus dijalankan. BPJS Kesehatan berharap relawan dapat menjalankan amanah tersebut dengan komitmen dan menjaga kepercayaan masyarakat.

Ariyanto Siap Edukasi Masyarakat tentang JKN

Garda JKN Kabupaten Natuna, Ariyanto, mengatakan tugasnya sebagai relawan daerah meliputi edukasi dan penyampaian informasi mengenai JKN sesuai regulasi yang berlaku.

Selain itu, ia bertugas membantu meluruskan informasi yang tidak benar atau hoaks terkait program JKN serta mendampingi masyarakat yang mengalami kendala dalam mengakses layanan, termasuk penggunaan aplikasi BPJS Kesehatan.

Menurut Ariyanto, berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dalam mengakses layanan JKN akan menjadi bahan untuk disampaikan kepada BPJS Kesehatan agar dapat ditindaklanjuti melalui penyampaian informasi yang tepat.

“Apa yang menjadi kendala masyarakat itu menjadi tugas kami untuk menyampaikan dan memberikan informasi yang akurat, agar ke depannya JKN bisa lebih bermanfaat dan positif,” ujar Ariyanto.

Ia mengakui tugas tersebut bukan hal yang mudah. Namun, ia berkomitmen menjalankan perannya sebagai relawan dengan mengedepankan integritas dan tanggung jawab.

“Tugas ini tidak mudah, tetapi akan tetap saya jalani. Teruslah bergerak JKN dengan komitmen dan integritas,” katanya.

Pengukuhan Garda JKN Kabupaten Natuna ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dan penyematan pin Garda JKN kepada Ariyanto oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang, Nara Grace Br. Ginting, didampingi Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Natuna, Ira Triwahyuni.*

*ALFIAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini