Camat Siantan Tengah Pastikan Dukungan Penuh Pembangunan Koperasi Merah Putih di Seluruh Desa

Anambas, mandalapos.co.id – Pemerintah Kecamatan Siantan Tengah menegaskan komitmennya mendukung penuh percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih di seluruh wilayah kecamatan. Hingga Rabu (1/7/2026), sebagian besar desa telah memasuki tahap pembangunan maupun pengusulan lokasi, sementara satu desa masih dalam proses pencarian lahan hibah.

Camat Siantan Tengah, Pirdaus, mengatakan pembangunan Koperasi Merah Putih di Desa Teluk Siantan telah memasuki tahap pondasi. Sementara itu, pembangunan di Desa Air Sena telah berlanjut hingga penyusunan bata.

Selain itu, koperasi gabungan yang melayani Desa Teluk Sunting, Lidi, dan Liuk telah memiliki lokasi pembangunan di Desa Teluk Sunting. Saat ini usulan pembangunan sedang diproses melalui pemerintah daerah.

Pirdaus menjelaskan masih ada satu lokasi yang belum ditetapkan, yakni di Desa Air Asuk. Pemerintah kecamatan bersama pemerintah desa dan masyarakat masih berdiskusi untuk memperoleh lahan hibah yang sesuai dengan ketentuan pembangunan.

“Kendala kami memang mencari lahan datar. Lahan pemerintah desa tidak tersedia sehingga kami terus berkomunikasi dengan masyarakat agar ada lahan hibah yang bisa dimanfaatkan,” kata Pirdaus.

Ia menegaskan masyarakat pada dasarnya memberikan dukungan terhadap program nasional tersebut. Menurutnya, keberadaan Koperasi Merah Putih akan menghadirkan berbagai layanan yang dibutuhkan warga, mulai dari gerai sembako, simpan pinjam, klinik, hingga layanan usaha lainnya.

Pirdaus juga mengungkapkan pemerintah kecamatan sempat mempertimbangkan penggunaan lapangan voli di Desa Air Asuk sebagai lokasi pembangunan. Namun rencana tersebut dibatalkan karena lapangan masih dimanfaatkan masyarakat sehingga dipilih solusi mencari lahan lain.

“Kami tidak ingin merusak sarana yang sudah dimanfaatkan masyarakat. Karena itu kami mencari alternatif lokasi lain bersama warga,” ujarnya.

Ia berharap seluruh pembangunan Koperasi Merah Putih dapat segera terealisasi sesuai arahan pemerintah pusat sehingga mampu memperkuat ekonomi masyarakat di wilayah kepulauan.

“Mudah-mudahan kebutuhan masyarakat semakin mudah terpenuhi. Harga sembako lebih terjangkau, distribusi gas semakin dekat, dan koperasi benar-benar membantu perekonomian masyarakat,” katanya.

Di akhir wawancara, Pirdaus juga menyampaikan tantangan lain yang dihadapi pemerintah kecamatan, yakni keterbatasan biaya operasional untuk menjangkau desa-desa yang tersebar di wilayah kepulauan. Meski demikian, kondisi tersebut tidak mengurangi komitmen aparatur kecamatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami tetap bekerja maksimal dengan kemampuan yang ada. Mudah-mudahan kondisi ekonomi semakin baik sehingga pelayanan kepada masyarakat juga semakin optimal,” tutupnya.*

*YAHYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini