Bupati Aneng Dorong Revitalisasi Pasar Inpres dan Pasar Loka, Usulkan Penambahan Reefer Kontainer Tol Laut

Bupati Kepulauan Anambas melakukan audiensi bersama Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Kamis (22/1/2026), guna memperoleh dukungan revitalisasi Pasar Inpres serta lanjutan pembangunan Pasar Loka di Kabupaten Kepulauan Anambas.( Foto: dok. Diskominfotik Anambas)

Anambas, mandalapos.co.id – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat dalam upaya peningkatan infrastruktur perdagangan daerah. Hal tersebut ditandai dengan pelaksanaan audiensi bersama Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Kamis (22/1/2026), guna memperoleh dukungan revitalisasi Pasar Inpres serta lanjutan pembangunan Pasar Loka di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Audiensi tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, dan turut didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar, S.E., M.M., Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP), Jeprizal, S.Kom., M.A., serta Kepala Bappeda Kabupaten Kepulauan Anambas, Rinaldi, S.E.

Pertemuan ini bertujuan untuk mendorong peningkatan kualitas sarana dan prasarana pasar rakyat agar lebih representatif, tertata, bersih, aman, dan nyaman, sekaligus mampu meningkatkan pertumbuhan serta daya saing sektor perdagangan daerah.

Dalam audiensi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas memaparkan kondisi eksisting Pasar Inpres dan Pasar Loka yang hingga saat ini masih memiliki berbagai keterbatasan fasilitas. Kondisi tersebut dinilai berdampak terhadap kenyamanan pedagang maupun masyarakat sebagai pengguna pasar.

Melalui dukungan program revitalisasi pasar rakyat dari pemerintah pusat, Pemerintah Daerah berharap aktivitas ekonomi masyarakat dapat meningkat, sekaligus mendorong kesejahteraan pedagang dan masyarakat di wilayah Kepulauan Anambas.

Selain revitalisasi pasar, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas juga mengusulkan penambahan kuota reefer container dalam program Tol Laut. Usulan tersebut dilatarbelakangi oleh keterbatasan ketersediaan reefer container yang sangat dibutuhkan pelaku usaha untuk mendukung distribusi logistik, baik muatan datang maupun muatan balik.

Reefer container dinilai krusial, khususnya untuk distribusi komoditas pangan segar seperti ayam beku, hasil perikanan, serta kebutuhan pokok lainnya. Penambahan kuota diharapkan mampu menjaga kualitas produk, stabilitas pasokan, serta kelancaran distribusi logistik ke Kabupaten Kepulauan Anambas sebagai wilayah kepulauan.

Menanggapi hal tersebut, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia menyambut baik berbagai masukan dan usulan yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas. Pihak kementerian mendorong Pemerintah Daerah untuk melengkapi data dan dokumen pendukung sebagai bahan kajian lanjutan, serta mengajak pemerintah daerah agar aktif mengawal dan mengawasi pelaksanaan program yang bersumber dari pemerintah pusat.

Bupati Aneng berharap audiensi ini dapat semakin memperkuat sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, khususnya dalam pengembangan sektor perdagangan, peningkatan infrastruktur pasar rakyat, serta kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok dan barang penting di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Dalam audiensi tersebut, rombongan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas diterima langsung oleh Direktur Sarana Perdagangan dan Logistik Kementerian Perdagangan RI, Sri Nugy Atmanto, S.E., M.M., beserta jajaran.*

*YAHYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini