Anambas, mandalapos.co.id — Di tengah padatnya aktivitas pemerintahan, Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, bersama sang istri, Ny. Sinta Aneng, menyempatkan diri melakukan kegiatan sederhana namun penuh makna dengan membersihkan dan merawat lingkungan di sekitar Taman Bermadah, Tarempa.
Turun langsung membersihkan area taman, Bupati Aneng menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan sekaligus memberikan keteladanan kepada masyarakat dalam menjaga ruang publik agar tetap bersih, nyaman, asri, dan dapat dinikmati bersama.
Bagi Bupati Aneng, menjaga kebersihan lingkungan bukan semata-mata menjadi tugas petugas kebersihan. Menurutnya, kebersihan merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat yang harus dimulai dari kebiasaan sederhana dan dari diri sendiri.
«“Lingkungan yang bersih dan nyaman adalah tanggung jawab kita bersama. Tidak harus menunggu sesuatu yang besar untuk berbuat baik. Dari hal sederhana, seperti menjaga kebersihan, kita bisa memberi manfaat bagi banyak orang,” ujar Aneng.»
Kegiatan tersebut turut didampingi Ny. Sinta Aneng selaku Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Anambas. Keterlibatan keluarga dalam menjaga lingkungan menjadi pesan bahwa kepedulian terhadap kebersihan dapat dimulai dari lingkungan keluarga sebelum berkembang menjadi gerakan bersama di tengah masyarakat.
Sebagai salah satu ruang publik di Tarempa, Taman Bermadah diharapkan dapat terus menjadi tempat yang nyaman bagi masyarakat untuk beraktivitas, bersantai, maupun menikmati suasana lingkungan yang bersih dan tertata.
Apa yang dilakukan Bupati Aneng bersama istrinya juga menjadi gambaran bahwa kepemimpinan tidak selalu harus ditunjukkan melalui seremoni maupun kegiatan formal. Keteladanan dapat hadir melalui tindakan sederhana yang memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat.
Bupati Aneng mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas untuk bersama-sama menjaga kebersihan, merawat fasilitas umum, serta menghidupkan kembali semangat gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.
“Karena Anambas bukan hanya tempat untuk kita tinggali, tetapi rumah yang harus kita rawat bersama,” tutup Aneng.*
*YAHYA





















