HNSI Anambas Perkuat Sinergi dengan Polri, Nelayan Jadi Garda Terdepan Jaga Perbatasan Laut

Anambas, mandalapos.co.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Kepulauan Anambas menegaskan komitmennya memperkuat sinergitas dengan Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kedaulatan wilayah perbatasan laut Indonesia, khususnya di perairan Anambas yang berbatasan dengan Malaysia dan Vietnam.

Ketua DPC HNSI Kabupaten Kepulauan Anambas Agustar mengatakan, kolaborasi antara nelayan dan aparat kepolisian sangat penting mengingat wilayah laut Anambas merupakan kawasan strategis yang rawan dilintasi kapal asing, termasuk aktivitas illegal fishing dan berbagai bentuk pelanggaran hukum di laut.

“Wilayah laut Anambas berbatasan langsung dengan negara tetangga. Polri memiliki kewenangan penegakan hukum, sementara nelayan setiap hari berada di laut dan mengetahui kondisi di lapangan. Jika keduanya bersinergi, pengawasan wilayah perbatasan akan semakin kuat,” ujarnya di Tarempa, Rabu (8/7/2026).

Menurutnya, nelayan tidak hanya berperan sebagai pelaku usaha perikanan, tetapi juga menjadi garda terdepan yang dapat memberikan informasi awal apabila menemukan aktivitas mencurigakan di perairan.

Untuk itu, HNSI mendorong terbangunnya komunikasi yang lebih intensif dengan Polres Kepulauan Anambas beserta Pol Airud di wilayah pesisir. Bentuk kerja sama yang diharapkan antara lain patroli laut terpadu, sosialisasi hukum kelautan kepada nelayan, serta pembentukan jaringan komunikasi cepat antara nelayan dan Bhabinkamtibmas.

“Kami berharap ke depan ada patroli bersama secara berkala. Nelayan memberikan informasi, Polri menindaklanjuti, dan Polri juga terus memberikan pembinaan agar nelayan memahami aturan penangkapan ikan serta batas wilayah perairan,” katanya.

HNSI juga mengajak seluruh nelayan di 10 kecamatan se-Kabupaten Kepulauan Anambas untuk aktif melaporkan apabila menemukan dugaan praktik illegal fishing, penyelundupan, maupun gangguan keamanan dan ketertiban di laut.

“Laut adalah sumber kehidupan masyarakat pesisir. Kalau laut aman, hasil tangkapan terjaga dan nelayan akan semakin sejahtera. Menjaga laut adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Dengan wilayah laut yang jauh lebih luas dibanding daratan, Kabupaten Kepulauan Anambas memiliki posisi strategis sebagai kawasan perbatasan utara Indonesia. Melalui sinergitas yang kuat antara Polri dan masyarakat nelayan, diharapkan pengawasan wilayah perairan semakin optimal, pelanggaran hukum dapat ditekan, serta kelestarian sumber daya kelautan tetap terjaga demi kesejahteraan masyarakat.*

*YAHYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini