Progres Pergeseran Warga Rempang Eco-City, 242 Kepala Keluarga Tempati Hunian Baru Layak Huni

Batam, mandalapos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali melanjutkan proses pergeseran warga terdampak rencana pengembangan Kawasan Terpadu Rempang Eco-City secara bertahap, Selasa (12/5/2026).

Sebanyak 11 Kepala Keluarga (KK) atau 31 jiwa telah berpindah ke kawasan hunian baru sejak awal Mei 2026. Rinciannya, sebanyak 3 KK bergeser pada 5 Mei 2026, kemudian disusul 4 KK pada 11 Mei 2026 dan 3 KK lainnya sehari setelahnya.

Dengan tambahan tersebut, total warga yang telah menempati hunian baru di kawasan Rempang Eco-City kini mencapai 242 KK atau sebanyak 842 jiwa.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan proses pergeseran warga merupakan bagian dari komitmen BP Batam dalam mendukung program Kementerian Transmigrasi yang mengedepankan konsep transmigrasi lokal untuk mendukung pembangunan Rempang.

Menurut perempuan yang akrab disapa Tuty itu, seluruh tahapan proses dilakukan secara tertib dan aman dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat yang berpindah ke kawasan baru.

“Kami berharap, kawasan Rempang Eco-City dapat menjadi lingkungan baru yang lebih nyaman dan produktif bagi masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi generasi mendatang,” ujar Ariastuty.

Ia menegaskan BP Batam juga memastikan seluruh warga yang bergeser mendapatkan hak-haknya sesuai ketentuan, termasuk rumah baru yang layak huni serta pendampingan selama proses adaptasi di lingkungan baru.

Tidak hanya memindahkan masyarakat, BP Batam bersama instansi terkait juga berupaya membangun pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui pengembangan kawasan Rempang Eco-City.

“Dengan investasi di Rempang, kami ingin industri yang hadir mampu menyerap tenaga kerja lokal. Sehingga taraf ekonomi masyarakat juga ikut bertumbuh dengan hadirnya investasi di kampung mereka,” katanya.

BP Batam berharap pengembangan kawasan Rempang Eco-City dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui terbukanya lapangan kerja dan peluang usaha baru di kawasan tersebut. *DAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini