Wakatobi Raih Peringkat 2 Paritrana Award BPJS Ketenagakerjaan

0
28
Bupati Wakatobi Haliana bersama Kepala Bidang Kepesertaan BPJSTK Sultra Dika Arisetiawan dan Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Tanaga Kerja Kabupaten Wakatobi Haswan Rahim melakukan sesi foto bersama usai menerima penghargaan Paritrana Awards 2023 di Kota Kendari. (FOTO ISTIMEWA)

Mandalapos.co.id, Wakatobi –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil menyabet penghargaan Paritrana Awards 2023 Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Penghargaan sebagai peringkat kedua dari 17 Kabupaten/Kota itu diterima langsung oleh Bupati Wakatobi Haliana pada ramah tamah dan pembukaan Halo Sultra dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 Provinsi Sultra, yang diselenggarakan di pelataran tugu MTQ Kota Kendari, Sabtu (27/04/2024).

Adapun peringkat pertama diraih oleh Kabupaten Muna Barat, peringkat kedua diraih oleh Kabupaten Wakatobi, sementara peringkat ketiga diraih oleh Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).

Penghargaan itu diberikan kepada Kabupaten Wakatobi atas perhatian dan kebijakan Bupati Wakatobi Haliana untuk menjamin masyarakatnya yang merupakan pekerja rentan ke BPJS Ketenagakerjaan. Penghargaan itu diserahkan oleh Wakil Kepala Kantor Wilayah (Wakakanwil) BPJS Ketenagakerjaan wilayah Sulawesi dan Maluku Mangasa Laurensius Oloan.

Sejumlah pekerja rentan (bukan penerima upah) yang dicover itu adalah, mereka yang tidak memiliki penghasilan tetap yang berprofesi sebagai petani, nelayan, tukang bangunan, tukang ojek, pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dan tenaga non Aparatur Sipil Negara (ASN). Iuran jaminan sosialnya dibayarkan oleh Pemkab melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Tanaga Kerja Kabupaten Wakatobi, Haswan Rahim, mengungkapkan, langkah inisiatif itu adalah amanah yang dia emban sejak dia masih menjabat sebagai pelaksana tugas (Ptl) di dinas tersebut. Haswan pun ditugaskan Bupati Wakatobi, Haliana, agar berkoordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk mengakomodir pekerja rentan termasuk non ASN.

“Supaya masyarakat pekerja rentan ini bisa terlindungi dengan BPJS Ketenagakerjaan. Kita mendapat penghargaan itu karena data kita dan hasil wawancara Bupati luar biasa kemarin. Kita di urutan kedua di bawah Muna Barat karena sudah dua tahun mereka sementara kita baru enam bulan,” ungkapnya dilansir dari kabarwakatobi, Sabtu (4/5/2024).

Haswan Rahim berharap, tahun depan Kabupaten Wakatobi bisa meraih peringkat satu. Sehingga tahun ini salah satu inovasi mereka adalah mengcover perangkat masjid, syara (Pemangku Adat) dan guru ngaji di daerah tersebut.

“Mudah-mudahan tahun depan kita bisa peringkat satu. Ini dukungan dari Pemkab, terutama dari pak Bupati Haliana, agar tahun 2024 kita cover para syara (pemangku adat), perangkat masjid dan guru ngaji. Mudah-mudahan tahun depan kita tambah lagi. Harapan pak Bupati agar semua pekerja rentan bisa dicover BPJS Ketenagakerjaan,” tuturnya.*

*Ahmad Subarjo

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini