
Anambas, mandalapos.co.id — Rencana kedatangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Kabupaten Kepulauan Anambas untuk meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarempa dipastikan mengalami penundaan.
Sebelumnya, beredar informasi bahwa Presiden Prabowo dijadwalkan berkunjung ke Kabupaten Kepulauan Anambas pada 11 September 2026 untuk meresmikan RSUD Tarempa.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar, membenarkan sebelumnya memang terdapat rencana kunjungan Presiden RI ke Anambas. Namun, berdasarkan informasi terbaru yang diterima pemerintah daerah dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), agenda tersebut ditunda.
Hal itu disampaikan Sahtiar saat dikonfirmasi, Selasa (8/9/2026).
“Memang awalnya saya dapat informasi bahwa ada rencana resmi tanggal 11 itu. Informasi terbaru disampaikan dari teman-teman Kemenkes bahwa tadi ditunda sampai batas waktu yang kita juga tahu,” ujar Sahtiar.
Saat kembali dikonfirmasi mengenai kepastian agenda Presiden pada 11 September 2026, Sahtiar menegaskan rencana kunjungan tersebut untuk sementara ditunda.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas tetap berharap agenda peresmian RSUD Tarempa dapat segera dilaksanakan. Terlebih, rumah sakit tersebut saat ini telah mulai beroperasi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Secepatnya diresmikan. Secara operasional kan sudah berjalan, cuma mungkin supaya lebih aktual,” katanya.
Sahtiar berharap Presiden Prabowo tetap berkenan hadir secara langsung ke Kabupaten Kepulauan Anambas untuk meresmikan RSUD Tarempa sesuai rencana awal yang sebelumnya disampaikan melalui Kementerian Kesehatan.
Menurutnya, kehadiran Presiden di wilayah perbatasan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi momentum peresmian, tetapi juga dapat membawa perhatian dan dukungan yang lebih besar terhadap pengembangan pelayanan kesehatan di Anambas.
“Harapan kita setelah diresmikan, semoga ada perkembangan yang lebih baiklah untuk RSUD kita. Mungkin nanti kalau memang Presiden berkenan hadir, itu mungkin mendapatkan bantuan lebih,” ujarnya.
Ia menambahkan, dukungan pemerintah pusat diharapkan dapat semakin memperkuat pelayanan kesehatan di Kabupaten Kepulauan Anambas, termasuk melalui kemungkinan bantuan di berbagai bidang.
Terkait jadwal baru kedatangan Presiden dan agenda peresmian RSUD Tarempa, Sahtiar mengatakan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas masih menunggu informasi lebih lanjut dari pemerintah pusat.
“Dengan pengunduran ini, nanti jadwal kembali. Kita berharap mungkin Pak Presiden bisa hadir dengan aspirasi dari masyarakat,” pungkasnya.
*YAHYA


















