
Anambas, mandalapos.co.id — Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Kabupaten Kepulauan Anambas periode 2026–2030 resmi terbentuk. Dalam rapat pembentukan kepengurusan yang diikuti insan pers di Anambas, Yahya dipercaya memimpin organisasi tersebut untuk masa bakti lima tahun ke depan.
Pembentukan kepengurusan PD IWO Kabupaten Kepulauan Anambas ditetapkan melalui rapat yang digelar di Coffee BUMDes Gunung Samak, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Senin (7/9/2026).
Rapat tersebut diikuti perwakilan dari 19 media lokal maupun nasional yang berdomisili dan beroperasi di Kabupaten Kepulauan Anambas. Sebanyak 11 media mengikuti rapat secara langsung, sementara delapan media lainnya bergabung secara daring melalui Zoom Meeting karena berada di pulau-pulau yang berbeda.
Pembentukan PD IWO Kabupaten Kepulauan Anambas menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antarmedia, meningkatkan profesionalisme wartawan online serta memperkuat peran pers dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang dan bertanggung jawab kepada masyarakat.
Ketua Panitia Pembentukan PD IWO Kabupaten Kepulauan Anambas, Tengku Azhar, mengatakan kepengurusan yang terbentuk akan menjalankan roda organisasi untuk periode 2026–2030.
Menurutnya, pembentukan PD IWO Anambas merupakan hasil kesepakatan dan komitmen bersama insan pers untuk membangun wadah konsolidasi wartawan online dengan tetap menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada 19 media yang telah mendukung terbentuknya PD IWO Anambas. Ke depan kami akan fokus pada peningkatan kapasitas wartawan, kemitraan dengan pemerintah dan stakeholder, serta mengawal keterbukaan informasi publik di daerah,” ujarnya.
Dalam rapat tersebut, berdasarkan notulen dan kesepakatan bersama peserta, Yahya ditunjuk sebagai Ketua PD IWO Kabupaten Kepulauan Anambas periode 2026–2030.
Penetapan Yahya disepakati oleh peserta rapat, baik yang hadir langsung maupun yang mengikuti proses pembentukan kepengurusan secara daring.
Yahya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada abang, kakak dan rekan-rekan media yang bertugas di Kabupaten Kepulauan Anambas yang telah mempercayakan saya sebagai Ketua IWO,” kata Yahya.
Ia menyadari amanah tersebut merupakan tanggung jawab besar. Karena itu, Yahya berharap dapat membangun organisasi dengan baik serta menjadikan IWO sebagai organisasi yang dipercaya dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Dengan amanah yang dipercayakan kepada saya sebagai Ketua IWO Kabupaten Kepulauan Anambas, harapan saya bisa membangun organisasi ini dengan baik dan mendapatkan kepercayaan dari masyarakat Anambas,” ujarnya.
Ke depan, PD IWO Kabupaten Kepulauan Anambas diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah, BUMDes dan seluruh elemen masyarakat dalam menyampaikan informasi pembangunan sekaligus mengawal keterbukaan informasi dan jalannya pemerintahan.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah (PW) IWO Provinsi Kepulauan Riau, Iskandar, mengingatkan seluruh wartawan yang tergabung dalam organisasi tersebut agar menjaga nama baik dan marwah IWO.
Ia meminta seluruh anggota PD IWO Kabupaten Kepulauan Anambas menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional serta tidak menggunakan organisasi untuk kepentingan pribadi.
“Saya meminta kepada rekan-rekan wartawan yang bergabung bersama organisasi IWO agar bisa membawa nama baik IWO dan menjaga marwah organisasi,” ujar Iskandar saat dihubungi melalui sambungan telepon.
Iskandar juga mengajak jajaran PD IWO Anambas membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas, instansi vertikal dan masyarakat.
Menurutnya, organisasi wartawan harus hadir memberikan manfaat serta menjadi bagian dari upaya membangun daerah melalui kerja-kerja jurnalistik yang profesional.
“Jangan membawa organisasi menjadi kepentingan pribadi. Jaga nama IWO. Apabila ada hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan organisasi, rapatkan terlebih dahulu bersama anggota,” tegasnya.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru, PD IWO Kabupaten Kepulauan Anambas diharapkan menjadi wadah yang mampu memperkuat solidaritas dan profesionalisme wartawan online, sekaligus menjaga peran pers sebagai penyampai informasi dan kontrol sosial di daerah.*
*Red



















