Jalan Rusak Desa Oengkolaki Picu Kecelakaan dan Berdebu, Warga Desak Bupati Azhari Turun Tangan

Caption foto: Kondisi Jalan Poros Desa Oengkolaki, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah, yang mengalami kerusakan dan menyisakan permukaan tanah serta lubang di sejumlah titik. Kondisi tersebut dikeluhkan warga karena mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. (Foto: Ahmad Subarjo/mandalapos.co.id)

Buton Tengah, mandalapos.co.id — Kondisi Jalan Poros Desa Oengkolaki, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara, semakin memprihatinkan. Kerusakan yang telah berlangsung bertahun-tahun membuat warga dan pengguna jalan harus ekstra berhati-hati saat melintas.

Pantauan awak media di lokasi menunjukkan, sebagian besar lapisan aspal di ruas jalan tersebut telah rusak dan menyisakan permukaan tanah. Lubang dengan berbagai ukuran terlihat di sejumlah titik dan tersebar di sepanjang jalur yang menjadi akses masyarakat antardesa tersebut.

Kondisi itu tidak hanya mengganggu kelancaran lalu lintas, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan, khususnya bagi pengendara sepeda motor yang melintas di jalan berlubang.

Persoalan lain muncul ketika kendaraan melintas. Permukaan jalan yang sebagian besar berupa tanah membuat debu beterbangan dan masuk ke area permukiman warga di sekitar jalan.

Untuk mengurangi dampak debu sekaligus membuat pengendara memperlambat laju kendaraan, warga bahkan melakukan upaya swadaya dengan menata sejumlah bebatuan di bagian jalan yang rusak.

Sejumlah warga mengaku kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama. Mereka berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk memperbaiki ruas jalan tersebut.

“Jalan ini rusak parah dan sering memicu kecelakaan karena lubangnya sangat dalam. Rusaknya jalan ini juga menimbulkan debu tebal yang sudah berlangsung bertahun-tahun. Setiap hari debu ini seperti makanan wajib yang kami hirup,” ujar seorang warga.

Warga berharap Bupati Buton Tengah, Azhari, dapat melihat langsung kondisi jalan tersebut dan mendorong adanya penanganan.

“Kami sangat berharap Bupati Azhari memberi perhatian dan segera melakukan pengaspalan,” lanjutnya.

Masyarakat Desa Oengkolaki juga meminta pemerintah memperhatikan kondisi jalan yang dinilai berkaitan langsung dengan keselamatan dan kenyamanan warga. Mereka berharap adanya langkah konkret untuk menangani kerusakan, terutama pada titik-titik jalan yang dinilai membahayakan pengguna.

Terlebih, Pemerintah Kabupaten Buton Tengah bersama DPRD Buton Tengah saat ini tengah membahas perubahan APBD 2026. Warga berharap kondisi infrastruktur jalan yang rusak dapat menjadi salah satu perhatian dalam pembahasan anggaran tersebut.

Masyarakat juga berharap pemerintah dapat memastikan ruas-ruas jalan yang mengalami kerusakan di wilayah Kecamatan Mawasangka mendapat penanganan sesuai kewenangan dan skala prioritas pembangunan daerah.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Buton Tengah mengenai rencana penanganan Jalan Poros Desa Oengkolaki.

Laporan: Ahmad Subarjo

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini