
ANAMBAS, mandalapos.co.id — Di balik seragam cokelat kepolisian, Aiptu Yasri, yang akrab disapa Karomoy, dikenal sebagai sosok polisi yang mengedepankan pendekatan humanis dalam menjalankan tugas di wilayah perbatasan Indonesia.
Bertugas sebagai Kepala Unit Samapta (Kanit Samapta) Polsek Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Yasri menjadi salah satu personel yang berhadapan langsung dengan dinamika kehidupan masyarakat. Sikapnya yang tegas saat bertugas, tetapi tetap mengedepankan senyum dan komunikasi yang santun, membuatnya dikenal di lingkungan masyarakat setempat.
Di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis tersendiri, kehadiran polisi tidak hanya dibutuhkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat. Prinsip itulah yang tercermin dalam keseharian Karomoy saat menjalankan tugasnya.
Salah satu momen yang memperlihatkan pendekatan tersebut terjadi ketika ia terlibat dalam pengamanan aksi demonstrasi di rumah dinas Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, beberapa waktu lalu.
Di tengah situasi aksi yang memanas, Karomoy berada di barisan pengamanan untuk membantu menjaga situasi tetap terkendali. Dengan komunikasi yang tegas namun tenang, ia berupaya meredam ketegangan dan membuka ruang dialog agar demonstrasi berlangsung aman serta tidak berujung pada tindakan anarkis.
Pendekatan itu memperlihatkan bahwa pengamanan tidak selalu harus dilakukan dengan sikap keras. Komunikasi yang baik, ketenangan, dan kemampuan memahami situasi menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan sekaligus menghormati masyarakat yang menyampaikan aspirasi.
Tegas dalam Tugas, Humanis kepada Masyarakat
Bagi Karomoy, ketegasan dan sikap humanis bukanlah dua hal yang bertentangan. Keduanya justru perlu berjalan beriringan agar polisi dapat menjalankan tugas secara profesional tanpa kehilangan kedekatan dengan masyarakat.
“Tugas polisi itu bukan untuk ditakuti, tapi untuk mengayomi. Tegas itu perlu, tapi senyum dan hati harus tetap humanis,” demikian prinsip yang menggambarkan pendekatannya dalam bertugas.
Pendekatan humanis juga tercermin dalam kegiatan kepolisian sehari-hari, mulai dari sambang masyarakat, pengamanan kegiatan warga, hingga keterlibatan dalam kegiatan sosial.
Di tengah tugas menjaga keamanan dan ketertiban, interaksi langsung dengan masyarakat menjadi sarana untuk membangun kepercayaan serta memahami persoalan yang dihadapi warga.
Rekan-rekannya di Polsek Siantan juga mengenal Yasri sebagai personel yang disiplin dan loyal dalam menjalankan tanggung jawab. Kehadirannya dalam berbagai kegiatan di tengah masyarakat menjadi bagian dari upaya mendekatkan institusi kepolisian dengan warga.
Menjaga Kepercayaan di Wilayah Perbatasan
Kabupaten Kepulauan Anambas merupakan wilayah kepulauan yang berada di kawasan perbatasan Indonesia. Kondisi geografisnya membuat pelayanan keamanan dan pendekatan kepada masyarakat membutuhkan kehadiran personel yang mampu beradaptasi dengan lingkungan serta karakteristik warga setempat.
Dalam konteks tersebut, peran polisi tidak sebatas melakukan penegakan hukum, tetapi juga menjaga komunikasi, memberikan perlindungan, dan menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.
Bagi warga yang mengenalnya, Karomoy bukan hanya personel kepolisian yang menjalankan tugas pengamanan. Kedekatan dengan masyarakat menjadi bagian dari upayanya membangun hubungan yang dilandasi kepercayaan dan rasa saling menghormati.
Sikap tersebut sejalan dengan semangat Polri Presisi, yakni Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan, yang menekankan pelayanan profesional serta tanggung jawab kepada masyarakat.
Sosok Aiptu Yasri alias Karomoy menjadi gambaran bahwa pendekatan humanis dapat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Ketegasan dalam menjaga keamanan, disertai komunikasi yang santun, merupakan modal untuk merawat kepercayaan masyarakat di wilayah perbatasan.
Di ujung negeri, kehadiran polisi yang mampu mendengar, mengayomi, dan tetap profesional menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan sekaligus memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat.*
*YAHYA




















