UAS Hadir di Bengkalis, Ribuan Jamaah Tumpah Ruah Penuhi Masjid Agung Istiqomah

Ribuan jamaah memadati Masjid Agung Istiqomah Bengkalis untuk mengikuti Tabligh Akbar bersama Ustaz Abdul Somad, Kamis (8/10/2026)

BENGKALIS, mandalapos.co.id — Ribuan jamaah memadati Masjid Agung Istiqomah Bengkalis, Kamis (8/10/2026), untuk mengikuti Tabligh Akbar bersama Ustaz Abdul Somad (UAS).

Antusiasme masyarakat membuat jamaah tidak hanya memenuhi ruang utama masjid, tetapi juga halaman dan ruas jalan di sekitar lokasi kegiatan. Arus kendaraan di kawasan pusat Kota Bengkalis turut meningkat sejak sebelum acara dimulai.

Untuk mengatur mobilitas jamaah, Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Patimura ditutup sementara. Sejumlah warga yang tidak mendapatkan tempat di area masjid tetap dapat mengikuti tausiah melalui siaran langsung yang disediakan Diskominfotik Bengkalis.

UAS disambut langsung Bupati Bengkalis Kasmarni. Dalam sambutannya, Kasmarni menyampaikan apresiasi atas kehadiran UAS sekaligus berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Semoga kehadiran Ustadz menjadi wasilah bertambahnya ilmu, kokohnya iman, dan semakin kuatnya semangat kita semua untuk membangun kehidupan masyarakat yang religius, berakhlak dan berkemajuan,” ujar Kasmarni.

Tabligh Akbar tersebut mengangkat tema “Membina Generasi Islam yang Tangguh Menuju Indonesia Emas Tahun 2045”.

Kasmarni mengatakan, pembangunan generasi menjadi bagian penting dalam mempersiapkan Indonesia menghadapi masa depan. Menurutnya, kemajuan pembangunan fisik perlu diimbangi dengan pembentukan karakter, moral dan keimanan.

“Infrastruktur yang hebat tanpa manusia yang berakhlak akan kehilangan arah. Kemajuan ekonomi tanpa moral akan kehilangan kendali. Dan kecerdasan tanpa iman dapat kehilangan tujuan,” tegasnya.

Karena itu, ia mendorong pembinaan generasi dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya melalui pendidikan formal, tetapi juga melalui lingkungan keluarga, sekolah, masjid dan masyarakat.

Orang tua, kata Kasmarni, memiliki peran dalam mendampingi pendidikan anak. Guru diharapkan memberikan keteladanan, sementara ulama terus membimbing masyarakat melalui dakwah yang menyejukkan.

Generasi muda juga didorong untuk dekat dengan masjid, mencintai Al-Qur’an, menjaga akhlak, menuntut ilmu dan mengembangkan prestasi.

“Pembinaan generasi bukan hanya tugas pemerintah, tetapi amanah kita bersama di hadapan Allah SWT,” katanya.

Kasmarni menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus mendorong terciptanya lingkungan yang religius dan kondusif melalui program pembangunan yang mencakup penguatan nilai keagamaan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Ia berharap Tabligh Akbar bersama UAS tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat mendorong masyarakat menerapkan nilai iman, ilmu dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

“Jika generasi hari ini kita tanamkan iman, ilmu dan akhlak, Insya Allah esok kita akan menuai generasi yang tangguh, berkarakter dan mampu membawa Kabupaten Bengkalis serta Indonesia menuju masa depan yang lebih bermarwah, maju dan sejahtera,” tutur Kasmarni.

Kehadiran UAS sekaligus menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat Bengkalis terhadap kegiatan keagamaan. Ribuan jamaah yang memadati Masjid Agung Istiqomah menjadi bagian dari semarak Tabligh Akbar yang mengangkat isu pembinaan generasi menuju Indonesia Emas 2045.*

*ALHAFISH

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini