Wamenlu Havas Soroti Konektivitas Natuna, Penerbangan dan Pelabuhan Selat Lampa Jadi Perhatian

Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Arif Havas Oegroseno, tiba di Kabupaten Natuna dalam rangka kunjungan kerja, pada Rabu (26/08/2026) pagi

Natuna, mandalapos.co.id — Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Arif Havas Oegroseno, tiba di Kabupaten Natuna dalam rangka kunjungan kerja, pada Rabu (26/08/2026) pagi

Dalam rakor bersama Pemerintah Kabupaten Natuna, Wamenlu mendorong penguatan konektivitas dan akses ekonomi Kabupaten Natuna, salah satunya melalui rencana pengajuan kode internasional bagi Pelabuhan Selat Lampa.

Wamenlu Havas mengatakan, Pelabuhan Selat Lampa telah dibahas bersama Pemerintah Kabupaten Natuna sebagai salah satu infrastruktur strategis yang perlu diperkuat untuk membuka akses perdagangan internasional.

Menurutnya, kode Pelabuhan Selat Lampa telah disampaikan kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan dengan kode IDSTA.

“Kita sudah sampaikan ke Perhubungan Laut, kodenya itu IDSTA. Nanti kita harapkan bisa diajukan dan mendapatkan kode internasional,” ujarnya.

Jika proses tersebut berhasil, Pelabuhan Selat Lampa diharapkan dapat memiliki peran lebih besar dalam mendukung kegiatan perdagangan dari wilayah perbatasan Indonesia tersebut.

“Ini akan berdampak luas sekali terhadap perekonomian Natuna karena dengan demikian akan ada satu pelabuhan yang bisa dipakai untuk ekspor dan impor Indonesia,” katanya.

Selain pelabuhan, pemerintah juga menyoroti persoalan konektivitas udara menuju Natuna.

Wamenlu mengaku cukup sering berkunjung ke Natuna ketika masih menjabat sebagai Deputi di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman pada 2015 hingga 2017. Setelah beberapa tahun bertugas sebagai Duta Besar Indonesia untuk Jerman dan kemudian menjadi Wakil Menteri Luar Negeri, ia kembali mengunjungi Natuna untuk melihat langsung berbagai perkembangan dan kebutuhan daerah.

Ia membandingkan kondisi penerbangan Natuna saat ini dengan beberapa tahun lalu, ketika masih tersedia penerbangan langsung dari Jakarta.

Kini, menurutnya, akses penerbangan perlu kembali diperkuat, baik dari sisi frekuensi penerbangan maupun kemungkinan membuka jalur penerbangan internasional.

“Tadi saya datang lewat Batam. Dulu waktu saya sering ke sini ada pesawat langsung dari Jakarta. Sekarang perlu ditingkatkan lagi frekuensi penerbangannya,” ujarnya.

Menurutnya, peluang pembukaan rute langsung dari negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura juga patut dikaji.

Kemungkinan tersebut dinilai dapat mendukung pengembangan pariwisata Natuna yang memiliki potensi besar, sekaligus memperkuat konektivitas wilayah perbatasan.

“Mungkin bisa kita cari kemungkinan penerbangan langsung dari Malaysia atau dari Singapura ke kawasan ini karena potensi pariwisatanya luar biasa,” katanya.

Meski demikian, ia mengakui persoalan harga tiket dan jumlah penumpang menjadi bagian yang perlu dibahas lebih lanjut bersama Kementerian Perhubungan dan pihak terkait.

Menurutnya, persoalan tarif penerbangan tidak dapat dilepaskan dari mekanisme permintaan dan ketersediaan layanan.

“Kita akan bahas hal itu dengan pihak terkait, terutama mengenai bagaimana meningkatkan akses udara ke Natuna,” ujarnya.

Selain sektor transportasi, kunjungan tersebut juga membahas potensi kelautan, perikanan, minyak dan gas bumi, lingkungan hidup, serta pengembangan pariwisata.

Pemerintah pusat dan daerah, kata dia, perlu melihat secara menyeluruh berbagai potensi yang dapat diperkuat agar posisi Natuna sebagai wilayah perbatasan tidak hanya penting dari sisi geografis dan pertahanan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

Sementara itu, Bupati Natuna, Cen Sui Lan, menyampaikan kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung berbagai program yang dibahas bersama pemerintah pusat.

Ia berharap kunjungan tersebut dapat membuka jalan bagi realisasi sejumlah kebutuhan strategis Natuna, terutama dalam memperkuat pembangunan wilayah perbatasan.

*Alfian

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini