Satpomau Lanud RSA Amankan Pawai Budaya HUT ke-81 RI di Natuna

Personel Satpomau Lanud Raden Sadjad turut mengamankan Pawai Budaya HUT ke-81 RI di Natuna yang diikuti 4.106 peserta dari berbagai elemen masyarakat, Minggu (16/8/2026). (Foto: Lanud RSA)

NATUNA, mandalapos.co.id – Satuan Polisi Militer Angkatan Udara (Satpomau) Lanud Raden Sadjad turut terlibat dalam pengamanan Pawai Budaya dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Natuna, Minggu (16/8/2026).

Sebanyak 4.106 peserta mengikuti pawai yang berlangsung meriah dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat. Peserta berasal dari kalangan pelajar, masyarakat umum, TNI-Polri, instansi pemerintah, organisasi, komunitas, kelompok kesenian, hingga masyarakat dari beragam latar belakang suku dan daerah.

Keterlibatan Satpomau Lanud Raden Sadjad menjadi bagian dari dukungan TNI Angkatan Udara terhadap kegiatan masyarakat di wilayah Natuna, khususnya dalam memastikan rangkaian pawai berlangsung aman dan tertib.

Pengamanan dilaksanakan bersama unsur terkait dengan pembagian tugas sesuai kewenangan masing-masing. Kehadiran personel di sepanjang kegiatan juga membantu menjaga ketertiban selama ribuan peserta mengikuti rute pawai.

Komandan Lanud Raden Sadjad, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., bersama Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 9/D.I Lanud RSA, Ny. Marni Onesmus Pasaribu, turut hadir menyaksikan kegiatan tersebut.

Keduanya hadir bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta masyarakat Natuna.

Pawai budaya menjadi salah satu rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang sekaligus memperlihatkan keberagaman masyarakat Natuna. Berbagai kelompok tampil membawa identitas budaya, seni dan kreativitas masing-masing dalam satu perayaan kemerdekaan.

Dengan dukungan pengamanan dari TNI-Polri dan unsur pemerintah daerah, rangkaian pawai dapat berlangsung dengan tertib hingga selesai.

Bagi Natuna sebagai wilayah perbatasan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi perayaan kemerdekaan, tetapi juga menjadi ruang memperkuat kebersamaan masyarakat sekaligus menunjukkan keberagaman budaya yang hidup berdampingan di daerah kepulauan tersebut.*

*Zubad

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini