Anambas, mandalapos.co.id – Rapat koordinasi antara nelayan dan para stakeholder terkait digelar di Kantor Camat Siantan Tengah, Kabupaten Kepulauan Anambas, Rabu (5/8/2026), guna membahas upaya pencarian KM Samudera Jaya Kelautan GT 10 No. 888/RRd yang hilang kontak saat berlayar dari Anambas menuju Batam sejak Sabtu lalu.
Kapal yang mengangkut ikan hidup tersebut diketahui membawa empat orang anak buah kapal (ABK) yang seluruhnya merupakan warga Kabupaten Kepulauan Anambas. Hingga memasuki hari ketiga pencarian, keberadaan kapal maupun para ABK masih belum diketahui.
Ketua DPC HNSI Kabupaten Kepulauan Anambas, Agustar, melalui Ketua Ranting HNSI Kecamatan Siantan Tengah, Hamid, mengatakan rapat tersebut menghasilkan rencana pelaksanaan pencarian tambahan yang akan dilakukan oleh nelayan.
Menurut Hamid, pencarian dijadwalkan dimulai pada Kamis pagi (6/8/2026) dengan menggunakan kapal milik Pak Dodo yang juga merupakan Penasehat DPC HNSI Kabupaten Kepulauan Anambas.
“Saat ini kami sedang mempersiapkan segala kebutuhan untuk pencarian yang direncanakan besok pagi. Mudah-mudahan ikhtiar ini dapat membantu tim gabungan yang sejak awal terus melakukan pencarian,” ujar Hamid.
Ia menjelaskan, langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas nelayan terhadap rekan sesama pelaut yang hingga kini masih hilang kontak.
Hamid berharap keterlibatan nelayan bersama HNSI dapat memperkuat upaya pencarian yang selama ini telah dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas dan instansi terkait.
“Kami berharap dengan adanya rapat ini dan pencarian yang akan dilakukan besok dapat membuahkan hasil. Semoga ada titik terang dan KM Samudera Jaya Kelautan beserta seluruh ABK dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat,” tutupnya.*
*YAHYA





















