BATAM, Mandalapos.co id – Semangat kebangsaan dan kepedulian terhadap pemenuhan hak dasar warga negara mewarnai dua agenda kebangsaan yang digelar Anggota MPR RI sekaligus Senator Kepulauan Riau, Ria Saptarika, di Kota Batam, Minggu (21/6/2026).
Melalui kegiatan Penyerapan Aspirasi Masyarakat bersama ratusan Pramuka Penegak dan Sosialisasi Empat Konsensus Dasar Berbangsa dan Bernegara atau yang dikenal Empat Pilar MPR RI bersama warga Pancur Baru Duriangkang. Ria menegaskan pentingnya pembentukan karakter generasi muda serta penguatan persatuan di tengah keberagaman masyarakat.
Agenda pertama berlangsung di aula SMK Negeri 2 Batam kecamatan Batam Kota. Kegiatan Penyerapan Aspirasi Masyarakat mengangkat tema “Pemenuhan Hak Dasar Warga Negara Menurut UUD NRI Tahun 1945” yang diikuti ratusan anggota Pramuka Penegak dari berbagai gugus depan di bawah naungan Mabigus Kwartir Ranting Batam Kota.
Selain Ria Saptarika sebagai narasumber utama, hadir pula Agusman sebagai narasumber pembanding.
Dalam pemaparannya, Ria menjelaskan bahwa konstitusi menjamin hak setiap warga negara untuk memperoleh pendidikan, pekerjaan yang layak, perlindungan hukum, pelayanan kesehatan, serta kesempatan yang sama untuk mengembangkan diri.
Menurutnya, pemahaman mengenai hak dan kewajiban harus ditanamkan sejak dini agar generasi muda mampu berperan aktif dalam pembangunan bangsa.
“Anak-anak muda Kepri harus menjadi generasi yang memahami hak dan kewajibannya. Pramuka merupakan salah satu wadah strategis dalam membentuk karakter, kepemimpinan, serta kepedulian sosial generasi muda,” ujar Ria menjelaskan.
Ia menambahkan, Batam sebagai kota industri dan kawasan strategis membutuhkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kedisiplinan, jiwa kepemimpinan, dan semangat kebangsaan yang kuat.

Sementara itu, Agusman menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam mengawal pemenuhan hak dasar warga negara melalui pemahaman konstitusi dan penguatan karakter generasi muda.
Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan seputar pendidikan, peluang kerja bagi generasi muda, hingga tantangan pembinaan karakter di era media sosial. Kegiatan semakin semarak dengan kuis kebangsaan dan wawasan konstitusi yang mendapat respons antusias dari para peserta.
Pada sore harinya, Ria melanjutkan agenda kedua berupa Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama warga RW.13 Kavling Pancur Baru, Kelurahan Duriangkang, Kecamatan Sungai Beduk. Kegiatan tersebut dihadiri tokoh masyarakat, pengurus RT/RW, pemuda, dan warga setempat.
Dalam sosialisasi tersebut, Ria menjelaskan pentingnya pengamalan Empat Pilar MPR RI, yakni Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Menurutnya, nilai-nilai Empat Pilar harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui gotong royong, kepatuhan terhadap aturan, serta penghormatan terhadap keberagaman.
“Batam tumbuh karena keberagaman. Karena itu Empat Pilar harus menjadi pondasi dalam menjaga persatuan, keamanan, dan keharmonisan lingkungan,” katanya.
Dialog bersama warga berlangsung hangat dengan pembahasan berbagai persoalan kemasyarakatan, mulai dari pendidikan anak, ketahanan keluarga, keamanan lingkungan, hingga pemberdayaan ekonomi warga. Kegiatan juga diselingi kuis berhadiah yang menguji pemahaman peserta mengenai Empat Pilar MPR RI.
Melalui dua agenda kebangsaan tersebut, Ria Saptarika menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya membutuhkan kemajuan ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga penguatan karakter generasi muda, pemahaman konstitusi, dan persatuan masyarakat sebagai modal utama menuju Indonesia yang maju dan berdaya saing.(Dan)





















