Listrik Kerap Padam Tanpa Peringatan, Warga Anambas Desak PLN Lebih Transparan

Anambas, mandalapos.co.id – Pemadaman listrik yang terjadi berulang kali di wilayah kerja ULP PLN Anambas kembali menuai keluhan dari masyarakat. Warga menilai pemadaman yang berlangsung hingga berjam-jam tanpa pemberitahuan sebelumnya tersebut tidak sesuai dengan standar pelayanan yang seharusnya diterima pelanggan.

Keluhan disampaikan warga di Kecamatan Siantan dan Siantan Selatan, Kabupaten Kepulauan Anambas. Selain terjadi secara mendadak, pemadaman juga disebut berlangsung cukup lama tanpa informasi yang jelas mengenai penyebab maupun estimasi waktu pemulihan.

Kondisi tersebut dinilai mengganggu berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari kegiatan usaha, pelayanan kesehatan, hingga proses belajar mengajar. Sejumlah pelaku usaha mengaku mengalami kerugian akibat terganggunya operasional saat listrik padam.

Sunardi, pelaku UMKM di Air Bini, Kecamatan Siantan Selatan, mengatakan pemadaman mendadak yang berlangsung selama 5 hingga 6 jam telah berdampak langsung terhadap usahanya.

“Kalau listrik padam mendadak sampai 5–6 jam tanpa informasi, kami jelas rugi. Es dagangan mencair dan penggunaan genset membuat biaya operasional bertambah. Seharusnya ada pemberitahuan agar masyarakat bisa bersiap,” ujar Sunardi, Rabu (10/6/2026).

Menurutnya, masyarakat tidak keberatan apabila pemadaman dilakukan untuk kepentingan perbaikan maupun pemeliharaan jaringan. Namun, pelanggan berhak mendapatkan informasi yang memadai agar dapat melakukan antisipasi.

“Kami tidak menolak kalau memang ada pekerjaan perbaikan. Tapi tolong sampaikan penyebabnya dan berikan estimasi waktu pemulihan. Dengan begitu masyarakat bisa menyesuaikan aktivitas dan mengurangi kerugian,” katanya.

Warga berharap ULP PLN Anambas dapat meningkatkan transparansi terkait penyebab pemadaman dan jadwal pemulihan listrik. Keterbukaan informasi dinilai penting, terutama bagi fasilitas kesehatan, sekolah, serta pelaku usaha yang sangat bergantung pada pasokan listrik yang stabil.

Selain itu, masyarakat juga meminta PLN lebih serius dalam mengatasi pemadaman yang kerap terjadi di luar jadwal karena dampaknya dirasakan langsung oleh pelanggan, baik dari sisi ekonomi maupun pelayanan publik.

Hingga berita ini diterbitkan, konfirmasi yang diajukan kepada pihak ULP PLN Anambas terkait keluhan warga dan penyebab pemadaman listrik masih belum mendapatkan tanggapan.*

*YAHYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini