Mandalapos.co.id, Indramayu – LPBH PWNU Jawa Barat sesuai perintah Ketua Tanfidziah PWNU Jawa Barat, sudah membentuk tim pendampingan dan advokasi untuk membantu Kyai Muda sekaligus Ketua Jatman Kabupaten Indramayu, yang menjadi korban penganiayaan.
“Sesuai arahan, hari ini tim LPBH PWNU Jawa Barat langsung membagi tim investigasi, tim pencari fakta dan tim kordinasi,” ujar Ketua LPBH PWNU Jawa Barat, Mahfudin, melansir Fokus Pantura, Rabu (9/3).
“Baru satu hari kami dilantik langsung dihadapkan pada kasus penganiayaan yang menimpa kiai NU, tapi kami sangat siap untuk membela kiai, ini adalah tugas mulia dan kami akan bekerja secara sungguh-sungguh demi menjalankan instruksi Ketua PWNU Jawa Barat,” tegas Mahfudin.
Ketua LPBH NU Jabar yang juga pengacara senior itu menyatakan, akan melibatkan para pengacara NU yang handal.
“Kami bergerak cepat hari ini langsung membentuk tim pendampingan dan advokasi kemudian turun ke Polres Indramayu dan berkoordinasi dengan Kapolres serta penyidik, setelah itu kami membesuk korban di Pesantren An-Nur Desa Tegal Mulya Kecamatan Krangkeng-Indramayu,” terangnya.
Dijelaskannya pembagian tugas masing-masing tim yakni, tim investigasi turun ke TKP di Desa Kerangkeng, tim pendampingan turun ke RS, dan tim kordinasi turun ke Polres untuk memastikan kasus ini ditangani dengan cepat.
“Hasil sementara akan kami laporkan ke PWNU Jawa Barat dan Ketum PBNU Gus Yahya. Kami memohon do’a serta dukungan dari semua pihak agar kasus ini segera terselesaikan,” pungkas Mahfudin.
Sebagaimana ramai diberitakan, Gus Farid, seorang kiai muda Ketua Jam’iyyah Ahlith Tarekat Al Mu’tabarah An Nahdliyyah (Jatman) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menjadi korban pembacokan orang tak dikenal pada Selasa (8/3/2022) malam sekitar jam 22.30 WIB.
Saat ini, korban Kiai Farid menjalani perawatan di rumah sakit. Berdasarkan informasi yang didapat, pelaku penyerangan kiai muda itu melakukan aksinya seorang diri. Dari keterangan para saksi, pelaku membawa senjata tajam berupa arit dan masuk ke kediaman untuk mencari Kiai Farid.
Setelah kejadian pembacokan Gus Farid, pelaku Sakrodin ditangkap warga dan dihajar massa sampai tak berdaya. Kemudian pelaku diamankan polsek krangkeng, yang datang setelah prlaku ditangkap warga. Sampai saat ini pelaku diamankan pihak kepolisian. ***(Resman.S)





















