PLN Anambas Ungkap Penyebab Listrik Kerap Padam di Palmatak, Izin Pangkas Pohon Jadi Kendala

Anambas, mandalapos.co.id – Gangguan listrik Palmatak masih menjadi keluhan sebagian masyarakat di Kabupaten Kepulauan Anambas. Menanggapi hal itu, Manager PLN ULP Anambas Riyan Saputra, menjelaskan salah satu penyebab utama gangguan listrik di wilayah Palmatak dan Siantan Tengah berasal dari pohon produktif yang berada dekat jaringan listrik dan belum dapat dipangkas karena menunggu izin pemilik lahan.

Keterangan tersebut disampaikan Riyan saat dikonfirmasi pada Sabtu malam, 6 Juni 2026. Ia mengatakan PLN terus melakukan upaya pendekatan kepada masyarakat agar proses pemangkasan dapat dilakukan demi menjaga keandalan pasokan listrik.

Menurutnya, gangguan yang terjadi di wilayah Palmatak berbeda dengan wilayah Siantan, Siantan Timur, dan Siantan Selatan yang beberapa waktu lalu terdampak kendala mesin pembangkit.

“Kami butuh izin dari masyarakat terkait pemangkasan pohon produktif. Bukan penebangan, hanya pemangkasan pohon yang posisinya sudah dekat dengan jaringan listrik,” katanya.

Riyan menjelaskan kendala utama di kawasan Teluk Bayur, Siantan Tengah, berada pada pohon-pohon produktif seperti durian dan cengkeh yang tumbuh dekat jaringan distribusi listrik. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan gangguan ketika ranting atau dahan menyentuh jaringan saat cuaca tertentu.

Saat ini PLN masih melakukan komunikasi dengan pemilik lahan agar pemangkasan dapat dilakukan tanpa mengganggu produktivitas tanaman milik warga.

Ia menegaskan kapasitas mesin pembangkit yang digunakan di Palmatak masih mampu melayani kebutuhan beban listrik masyarakat. Karena itu, persoalan utama di wilayah tersebut bukan berasal dari kekurangan daya pembangkit.

“Untuk beban yang ada di Palmatak masih bisa ditampung oleh mesin yang ada sekarang. Kalau di Palmatak, masalah kami di pohon,” ujarnya.

Sementara itu, untuk wilayah Siantan, Siantan Timur, dan Siantan Selatan, PLN mengakui sempat menghadapi gangguan pada salah satu mesin pembangkit di Tanjung Momong. PLN saat ini masih menunggu kedatangan spare part untuk memaksimalkan kembali kinerja mesin tersebut.

Riyan mengatakan cuaca panas yang terjadi belakangan turut memengaruhi performa mesin diesel. Dalam kondisi suhu tinggi, kapasitas pembangkit tidak dapat dibebani secara maksimal sehingga PLN harus melakukan pengaturan beban guna menghindari pemadaman yang lebih luas.

“Daripada terjadi blackout satu pulau, kami harus menjaga beban mesin agar tetap aman beroperasi,” katanya.

Meski demikian, PLN memastikan kondisi sistem kelistrikan saat ini masih dalam keadaan normal. Perusahaan juga berharap kedatangan suku cadang yang sedang ditunggu dapat meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat Anambas.

Riyan mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah Palmatak dan Siantan Tengah, untuk mendukung upaya pemangkasan pohon yang berada dekat jaringan listrik agar gangguan dapat diminimalkan dan pasokan listrik lebih stabil ke depan.*

*YAHYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini