Media Edukasi Wartawan di Anambas Perkuat Sinergi SKK Migas-KKKS dan Insan Pers

Wartawan Kabupaten Kepulauan Anambas mengikuti kegiatan media edukasi bersama SKK Migas-KKKS di Hotel Tarempa Beach, Kecamatan Siantan, Kamis (17/9/2026).

Anambas, mandalapos.co.id — Kegiatan media edukasi bersama wartawan Kabupaten Kepulauan Anambas menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara SKK Migas-KKKS Kepulauan Riau dengan insan media dalam mendukung ketahanan energi nasional.

Kegiatan tersebut digelar di Hotel Tarempa Beach, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan dihadiri sejumlah perwakilan organisasi dan insan pers di Kabupaten Kepulauan Anambas, di antaranya PWI Kepulauan Anambas, Ketua IWO Kepulauan Anambas Yahya, Ketua PJS Kepulauan Anambas, serta koordinator wartawan dan para jurnalis media di daerah tersebut.

Dalam sambutannya, Andrii Kristiyanto perwakilan KKKS menyampaikan bahwa kegiatan edukasi atau gathering jurnalis tahun ini digelar dengan pola hibrida. Sejumlah perwakilan KKKS belum dapat hadir secara langsung karena terkendala kondisi cuaca dan jarak pandang penerbangan dari Batam maupun Jakarta.

“Dari Batam ataupun dari Jakarta tidak bisa landing karena jarak pandang masih di bawah empat kilometer. Sementara jarak pandang ideal untuk pesawat landing itu lima kilometer,” ujarnya.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan pelaksanaan kegiatan. Pihak penyelenggara mengapresiasi para wartawan dan jurnalis yang tetap hadir serta berkomitmen mengikuti kegiatan.

Menurutnya, kegiatan kali ini juga mengangkat isu penting mengenai peran jurnalistik di tengah perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat, termasuk semakin luasnya penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Ia mengakui bahwa perkembangan teknologi telah banyak membantu pekerjaan sehari-hari, termasuk dalam dunia komunikasi dan pekerjaan profesional.

Namun, menurutnya, kemudahan memperoleh informasi melalui teknologi justru membuat peran wartawan semakin penting, khususnya dalam melakukan verifikasi.

“Kalau dulu jurnalis itu adalah pemilik informasi, sekarang semuanya bisa mengakses informasi. Lalu apa bedanya jurnalis sekarang dengan jurnalis di masa lalu? Tantangannya adalah mengenai verifikasi,” katanya.

Ia menegaskan, informasi saat ini dapat diperoleh dari berbagai sumber. Akan tetapi, informasi tersebut tetap membutuhkan proses pengecekan, pemahaman konteks, serta penyampaian yang akurat kepada masyarakat.

“Yang bisa memverifikasi, yang bisa memahami teksnya dan bisa menyampaikan data yang paling akurat adalah para jurnalis,” ujarnya.

Peran tersebut dinilai semakin penting dalam pemberitaan mengenai industri hulu minyak dan gas bumi. Industri migas memiliki banyak istilah teknis dan informasi yang membutuhkan pemahaman serta ketelitian sebelum disampaikan kepada publik.

Karena itu, wartawan diharapkan tidak hanya cepat dalam memperoleh dan menyampaikan informasi, tetapi juga memastikan setiap data yang digunakan telah diverifikasi.

Ia mencontohkan hal sederhana terkait penulisan nama perusahaan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS). Menurutnya, masih ditemukan pemberitaan yang menggunakan nama perusahaan yang sudah berubah atau penulisan nama yang tidak sesuai.

“Di sinilah peran jurnalis, bagaimana memverifikasi data itu secara akurat,” katanya.

Di sisi lain, SKK Migas-KKKS juga menegaskan komitmennya untuk memberikan informasi dan data yang lengkap kepada para jurnalis sehingga proses pemberitaan dapat dilakukan secara berimbang dan akurat.

“Di sini kami juga tidak melepaskan peran kami sebagai KKKS untuk bisa memberikan data-data yang lengkap kepada rekan-rekan jurnalis,” ujarnya.

Ia menjelaskan, SKK Migas memiliki peran sebagai lembaga yang mengelola kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi berdasarkan kontrak kerja sama di Indonesia. Sementara KKKS menjalankan kegiatan usaha hulu sesuai dengan kontrak dan ketentuan yang berlaku.

Karena itu, menurutnya, masing-masing pihak memiliki peran dalam memastikan informasi mengenai industri hulu migas dapat diterima masyarakat secara tepat.

*YAHYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini