Antisipasi Kunjungan Presiden Prabowo, Bupati Anambas Tinjau Titik Pengamanan Strategis

Anambas, Mandalapos.co.id — Isu rencana kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke Kabupaten Kepulauan Anambas kian menguat. Meski belum ada rencana terjadwal dari istana, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas bersama unsur TNI dan Polri mulai melakukan langkah antisipatif dengan meninjau kesiapan pengamanan di sejumlah lokasi strategis.

Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, turun langsung bersama jajaran TNI-Polri untuk memastikan kesiapan jalur dan fasilitas yang kemungkinan akan dilalui rombongan kepresidenan. Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah dermaga penyeberangan kapal RORO, yang direncanakan sebagai akses transit Presiden menuju pusat Kota Tarempa.

Selain aspek keamanan, peninjauan juga difokuskan pada kondisi infrastruktur guna memastikan seluruh fasilitas dalam keadaan layak dan mendukung kelancaran kunjungan apabila rencana tersebut terealisasi.

Bupati Aneng menyampaikan harapan besar agar Presiden Prabowo Subianto dapat berkunjung langsung ke Anambas, sekaligus meresmikan RSUD Tarempa. Ia menegaskan, Pemerintah Daerah siap memberikan dukungan penuh, khususnya dalam aspek pengamanan dan teknis lapangan.

“Pemerintah Daerah siap dalam segala hal untuk menyambut Presiden Republik Indonesia. Keamanan menjadi prioritas utama bersama TNI-Polri. Harapan kami, Bapak Prabowo Subianto dapat hadir langsung meresmikan RSUD Tarempa,” ujar Aneng.

Dari sisi pengamanan wilayah, Perwira Penghubung (Pabung) 0318/Natuna, Letkol Infanteri Ali R. Siregar, mengatakan koordinasi lintas sektor antara TNI dan Polri terus diperkuat. Pemetaan dan pengecekan rute perjalanan telah dilakukan sebagai langkah mitigasi potensi gangguan.

“Kami telah melakukan pengecekan langsung di lapangan bersama TNI-Polri. Hingga saat ini, kondisi wilayah aman dan kondusif. Karakter masyarakat Melayu Anambas yang ramah juga menjadi faktor pendukung keamanan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepolisian Resor Kepulauan Anambas menyiapkan skema pengamanan jalur darat. Wakapolres Kepulauan Anambas, Kompol Shallahuddin, menyebut seluruh personel akan disiagakan di titik-titik yang dinilai rawan.

“Rekayasa lalu lintas akan diterapkan, dengan pengalihan arus sekitar 30 menit sebelum Presiden tiba. Langkah ini dilakukan demi kelancaran agenda kunjungan dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat,” katanya.

Hingga kini, jadwal resmi kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Kepulauan Anambas masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat. Meski demikian, antusiasme masyarakat terus menguat, mengingat kunjungan tersebut diharapkan membawa dampak positif bagi percepatan pembangunan di wilayah perbatasan negara. *(ADV)

*YAHYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini