
Natuna, mandalapos.co.id — Kehadiran Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Darson di Natuna dimanfaatkan Bupati Natuna Cen Sui Lan untuk menyampaikan langsung kebutuhan sarana dan prasarana olahraga daerah.
Momentum itu dimanfaatkan Cen saat menghadiri penutupan Turnamen STAI CUP PLUS di Lapangan Bola Voli STAI Natuna, Ranai, Sabtu (22/8/2026). Apalagi, Natuna akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kepri 2028.
Di hadapan Kadispora Kepri, Cen meminta pemerintah provinsi memberikan dukungan terhadap sejumlah fasilitas olahraga yang masih terbatas di Natuna. Menurutnya, dukungan tersebut penting agar persiapan sebagai tuan rumah POPDA 2028 tidak hanya berfokus pada penyelenggaraan, tetapi juga meninggalkan fasilitas yang dapat digunakan untuk pembinaan atlet setelah ajang tersebut berakhir.
Cen mengatakan, Natuna memiliki banyak pelajar dengan potensi olahraga yang besar. Namun, kondisi geografis kepulauan membuat pembinaan dan pengiriman atlet ke luar daerah menghadapi tantangan tersendiri.
“Kita yakin anak kita di bidang olahraga sangat luar biasa. Tapi karena kendala jarak, kita kurang bisa mengirim atlet,” ujar Cen.
Karena itu, Cen berharap kehadiran Darson di Natuna dapat menjadi jembatan untuk menyampaikan kebutuhan daerah tersebut kepada Pemerintah Provinsi Kepri.
Ia secara khusus meminta agar atlet-atlet pelajar Natuna yang berprestasi mendapat kesempatan untuk ikut memperkuat kontingen Kepri pada berbagai ajang olahraga.
“Tahun 2028 nanti kita adakan POPDA di Natuna. Pak Kadis, tolong disampaikan, anak kita yang berprestasi akan ikut andil dan membawa medali sebanyak-banyaknya,” katanya.
Minta Sarpras Disiapkan Sebelum POPDA
Bagi Cen, menjadi tuan rumah POPDA 2028 merupakan kesempatan sekaligus tantangan bagi Natuna. Selain memastikan pelaksanaan pertandingan berjalan baik, pemerintah daerah juga harus mempersiapkan fasilitas olahraga yang sesuai dengan kebutuhan cabang olahraga yang dipertandingkan.
Ia mengakui masih terdapat sejumlah sarana dan prasarana olahraga yang belum memadai di Natuna. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan dirinya meminta dukungan Pemprov Kepri sejak jauh hari sebelum POPDA digelar.
“Kita harap POPDA 2028 anak kita tampil luar biasa. Kita harap kontribusi provinsi karena banyak sarpras yang minim di Natuna,” ujarnya.
Salah satu fasilitas yang disoroti Cen adalah kolam renang. Ia berharap Pemprov Kepri dapat membantu pembangunan atau peningkatan fasilitas tersebut, sebagaimana dukungan sarana olahraga yang telah diberikan kepada sejumlah kabupaten lainnya di Kepri.
“Di beberapa kabupaten ada bantuan provinsi, jadi tolong bantu Natuna,” tegasnya.
Permintaan itu disampaikan Cen bukan semata untuk mengejar kesiapan Natuna sebagai tuan rumah. Menurutnya, pembangunan sarana olahraga juga akan menjadi investasi jangka panjang bagi generasi muda di daerah perbatasan tersebut.
Fasilitas yang memadai akan memberi ruang bagi atlet pelajar untuk berlatih secara rutin tanpa harus selalu bergantung pada fasilitas di luar daerah. Dengan demikian, pembinaan atlet dapat berjalan lebih berkelanjutan.
Cen berharap momentum POPDA 2028 dapat sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkuat ekosistem olahraga Natuna, mulai dari fasilitas latihan, pembinaan atlet hingga peningkatan prestasi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura atas perhatian pemerintah provinsi terhadap Natuna.
“Dari Natuna kami ucapkan terima kasih kepada Pak Ansar dan Nyanyang. Perhatian ke Natuna sudah cukup luar biasa,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dispora Kepri Darson mengapresiasi kegiatan olahraga pelajar yang telah digelar di Natuna. Ia menyampaikan rasa bangga terhadap para pelajar yang berpartisipasi dalam Turnamen STAI CUP PLUS.
“Saya salut dan bangga. Terima kasih kepada seluruh pelajar yang ikut serta dalam turnamen ini,” ujar Darson.



















