Natuna, mandalapos.co.id – SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Utara bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) wilayah Kepulauan Riau menggelar Media Gathering dan Edukasi bersama sekitar 40 jurnalis di Kabupaten Natuna, Sabtu (27/6). Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi dengan insan media sekaligus meningkatkan pemahaman publik mengenai peran strategis industri hulu migas dalam mendukung ketahanan energi nasional.
Mengusung tema “Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Riau dan Insan Media Natuna dalam Mendukung Ketahanan Energi Nasional”, kegiatan menghadirkan diskusi mengenai perkembangan industri hulu migas, tantangan sektor energi, serta peran media dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif kepada masyarakat.
Media gathering dihadiri perwakilan Divisi Program Komunikasi SKK Migas, SKK Migas Perwakilan Sumbagut, serta KKKS wilayah Kepulauan Riau yang terdiri atas Medco E&P Natuna Ltd., Prime Natuna EP, Star Energy (Kakap) Ltd., West Natuna Exploration Ltd., Pertamina East Natuna, Prima Energy North West Natuna Pte. Ltd., dan Kufpec Indonesia (Anambas) B.V. Turut hadir organisasi profesi wartawan di Kabupaten Natuna.
Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Sumbagut, Yanin Kholison, mengatakan media merupakan mitra strategis dalam membangun pemahaman masyarakat mengenai pentingnya industri hulu migas bagi ketahanan energi nasional.
“Natuna memiliki posisi strategis dalam mendukung ketahanan energi nasional. Di tengah meningkatnya kebutuhan energi, diperlukan pemahaman publik yang baik mengenai peran industri hulu migas. Sinergi yang kuat antara industri dan media akan mendukung iklim yang kondusif bagi pengembangan hulu migas dan keberlanjutan pasokan energi nasional. Terima kasih atas dukungan insan media,” ujar Yanin.
Senada dengan itu, Senior Manager Communication Medco E&P, Leony Lervyn, menyampaikan apresiasi atas kemitraan yang telah terjalin dengan insan media di Natuna. Menurutnya, kolaborasi yang kuat akan memperkuat penyampaian informasi mengenai kontribusi industri hulu migas terhadap penyediaan energi, pembangunan daerah, dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Sementara itu, Communication & Government Relation Senior Manager Prime Natuna EP, Medianestrian, menegaskan bahwa hubungan yang harmonis dengan media menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap industri hulu migas.
“Natuna memiliki posisi strategis dalam peta energi Indonesia. Kolaborasi antara pemerintah, industri, media, dan masyarakat sangat diperlukan agar informasi mengenai sektor energi dapat tersampaikan secara akurat dan konstruktif,” katanya.
Hal senada disampaikan External Relation Manager Star Energy (Kakap) Ltd., Vera N. Rahma. Ia berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan literasi energi serta memberikan perspektif yang lebih komprehensif kepada insan media mengenai tantangan dan kontribusi sektor hulu migas.
Selain sesi edukasi, kegiatan juga diisi dengan berbagai aktivitas team building sebagai upaya mempererat hubungan antara SKK Migas, KKKS, dan insan media di Kabupaten Natuna.
Melalui kegiatan ini, SKK Migas bersama KKKS wilayah Kepulauan Riau menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan media dalam menyebarluaskan informasi yang berkualitas, meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap industri hulu migas, serta mendukung upaya bersama menjaga ketahanan energi nasional.
*Alfian





















