Anambas, mandalapos.co.id — Kedatangan Ustadz Das’ad Latif di Kabupaten Kepulauan Anambas disambut meriah oleh pemerintah daerah, tokoh adat, Forkopimda, dan ribuan warga pada Rabu, 17 Juni 2026. Momentum ini bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Kepulauan Anambas ke-18 dan menjadi bagian dari upaya memperkuat syiar Islam serta mempererat nilai toleransi di tengah masyarakat.
Pelabuhan Pemda Sri Siantan dipenuhi lantunan takbir dan shalawat saat kapal yang membawa dai nasional asal Sulawesi Selatan itu merapat. Bupati Kepulauan Anambas Aneng bersama Ketua Lembaga Adat Melayu Kabupaten Kepulauan Anambas berada di barisan terdepan menyambut kedatangan tamu kehormatan tersebut.
Ustadz Das’ad Latif dijadwalkan mengisi Tabligh Akbar di Masjid Agung Jami Baitul Makmur selama berada di Anambas. Kehadiran beliau menjadi magnet bagi masyarakat. Jamaah dari Tarempa, Jemaja, Palmatak, hingga Siantan berbondong-bondong datang untuk mengikuti rangkaian kegiatan dakwah.
Begitu pintu kapal terbuka, Ketua LAM mengalungkan tanjak dan selendang tenun khas Anambas kepada Ustadz Das’ad Latif. Prosesi adat itu dilengkapi dengan doa serta pantun selamat datang khas Melayu yang disambut takbir para jamaah.
“Datang Ustadz ke tanah Segantang Lada, ibarat bulan turun menerangi samudera. Anambas rindu siraman ilmu, semoga dakwah Ustadz jadi berkah untuk kita semua,” ujar Ketua LAM.
Bupati Aneng mengatakan kehadiran Ustadz Das’ad Latif bukan sekadar memenuhi agenda ceramah. Menurutnya, momentum Hari Jadi Kabupaten Kepulauan Anambas ke-18 harus dimaknai sebagai penguatan nilai keagamaan dan semangat hidup berdampingan.
“Kami undang Ustadz bukan sekadar ceramah. Kami mau Anambas belajar agama lebih tekun lagi, kuatkan toleransi dan saling menghargai karena dakwah ini untuk semua,” kata Aneng.
Wakil Bupati Raja Bayu, Waka Polres, Danlanal Tarempa, Ketua DPRD, Kajari, dan Ketua Pengadilan Agama turut hadir dalam prosesi penyambutan. Rombongan kemudian berjalan kaki menuju Rumah Dinas Bupati.
Di tengah antusiasme masyarakat, Lina, warga Kecamatan Palmatak, mengaku rela berangkat sejak subuh demi bisa bertemu langsung dengan Ustadz Das’ad Latif.
“Dulu cuma lihat Ustadz Das’ad di TV. Sekarang bisa dengar langsung. Anak-anak saya bawa semua, biar kenal ulama, bukan cuma TikTok,” ujarnya sambil menggendong anaknya.
Bupati Aneng juga menitipkan pesan kepada masyarakat agar menjaga ketertiban selama rangkaian kegiatan berlangsung.
“Ustadz datang bawa ilmu. Kita sambut dengan baik. Jaga kebersihan. Buktikan orang Anambas tuan rumah yang ramah tapi tertib,” pesannya.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas turut menyiapkan tim kesehatan, Satpol PP, dan relawan guna memastikan seluruh rangkaian Tabligh Akbar berjalan aman dan lancar.*
*YAHYA
.


















