ANAMBAS, Mndalapos.co.id – Pagi itu, Senin di Desa Candi kecamatan Palmatak Kabupaten Kepulauan Anambas, suasana di sekitar Kantor Kepala Desa Candi terasa berbeda. Bukan hanya aktivitas rutin pemerintahan, tetapi derap langkah warga yang datang membawa sapu, cangkul, dan semangat gotong royong.
Di bawah langit yang masih bersih, Pemerintah Desa Candi memulai Gerakan Indonesia Asri sebuah aksi nyata, bukan sekadar seremoni. Satu per satu, perangkat desa, anggota BPD, Ketua RT/RW, hingga masyarakat mulai bergerak. Mereka menyapu halaman, merapikan fasilitas umum, dan membersihkan saluran drainase yang selama ini kerap terabaikan.
Air yang sebelumnya tergenang perlahan mengalir. Lingkungan yang semula kusam mulai terlihat hidup kembali.
Di tengah aktivitas itu, Kepala Desa Candi, Suparman, S.A.P, berdiri bukan hanya sebagai pemimpin, tetapi juga bagian dari gerakan. Tangannya ikut bekerja, menyatu dengan warga.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat agar kebersihan lingkungan menjadi kebiasaan, bukan hanya kegiatan sesaat,” ujarnya.
Bagi Pemerintah Desa Candi, gerakan ini bukan akhir, melainkan awal dari perubahan yang lebih besar. Sebuah komitmen untuk menjadikan kebersihan sebagai budaya, bukan kewajiban yang dipaksakan.
Lebih dari sekadar mendukung program pemerintah pusat, kegiatan ini menjadi cerminan bahwa perubahan bisa dimulai dari desa dari langkah kecil, dari kepedulian sederhana.
Dan di antara tumpukan daun yang dibersihkan, serta saluran air yang kembali lancar, tersimpan harapan: bahwa generasi muda Desa Candi akan melihat, belajar, dan melanjutkan.
Karena desa yang asri bukan hanya tentang hari ini tetapi tentang masa depan yang sedang dibangun bersama.*
*YAHYA



















