
Anambas, mandalapos.co.id — Buah kepayang menjadi salah satu hasil alam yang memiliki nilai ekonomi bagi sebagian masyarakat di Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas. Namun, keberadaan pohonnya perlu tetap dijaga agar pemanfaatannya tidak justru mengancam kelestarian tanaman tersebut.
Hal itu menjadi salah satu pembahasan dalam kegiatan komunikasi sosial (Komsos) yang dilakukan Babinsa Koramil 04/Letung, Serma F.A. Sihombing, bersama seorang penampung buah kepayang bernama Ardi di Jalan Raja Ali Haji, Desa Landak, Kecamatan Jemaja, Minggu (6/9/2026).
Ardi diketahui merupakan penampung buah kepayang asal Batam yang membeli hasil panen masyarakat di wilayah Jemaja.
Dalam pertemuan tersebut, Babinsa berdialog mengenai kondisi dan potensi ekonomi buah kepayang yang oleh masyarakat setempat juga dikenal sebagai buah kembang semangkok.
Buah tersebut tergolong tidak selalu tersedia karena masa berbuahnya cukup lama, yakni sekitar satu hingga dua tahun sekali.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dalam kegiatan tersebut, buah kepayang yang telah dikeringkan dibeli dengan harga sekitar Rp150.000 per kilogram. Sementara buah yang baru dipanen dari pohon dihargai sekitar Rp100.000 per kilogram.
Melihat nilai ekonominya, Babinsa mengingatkan pentingnya menjaga pohon kepayang agar tetap lestari. Ia mengimbau penampung maupun masyarakat yang mencari buah untuk tidak melakukan penebangan pohon hanya demi memperoleh hasil dalam jangka pendek.
Menurutnya, pohon kepayang perlu dijaga karena keberadaannya juga menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat.
Babinsa juga berharap para penampung dapat memberikan harga yang layak kepada masyarakat maupun petani yang mengumpulkan buah kepayang. Dengan begitu, potensi hasil alam tersebut dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih baik bagi warga.
Selain berbicara mengenai harga dan potensi ekonomi, Babinsa turut mengingatkan masyarakat agar memperhatikan keselamatan saat melakukan aktivitas mencari maupun memanen buah kepayang.
Masyarakat diminta segera melaporkan kepada pihak terkait apabila menemukan kendala atau kondisi yang berpotensi membahayakan agar dapat ditangani bersama.
Melalui kegiatan Komsos tersebut, Babinsa Koramil 04/Letung terus membangun komunikasi dengan masyarakat sekaligus mendorong pemanfaatan potensi alam secara berkelanjutan.
Potensi ekonomi yang dimiliki buah kepayang, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Jemaja tanpa mengabaikan upaya menjaga keberadaan pohonnya untuk masa mendatang.
*YAHYA






















