Natuna, mandalapos.co.id — Estafet kepemimpinan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Institut Agama Islam (IAI) Natuna berlanjut setelah Ardika Pratama resmi menerima Surat Keputusan (SK) sebagai Pelaksana Harian (PLH) Ketua DEMA IAI Natuna periode 2025–2026.
SK tersebut diserahkan Presiden Mahasiswa IAI Natuna, Muhammad Raus, pada 2 September 2026. Penunjukan Ardika dilakukan setelah masa jabatan kepengurusan sebelumnya berakhir pada 29 Juli 2026.
Penunjukan PLH menjadi langkah sementara untuk memastikan roda organisasi mahasiswa tetap berjalan sembari menunggu proses pemilihan Ketua DEMA IAI Natuna yang baru.
Muhammad Raus mengatakan, mencari mahasiswa yang bersedia menerima amanah sebagai PLH bukan perkara mudah. Menurutnya, masih diperlukan dorongan bagi mahasiswa untuk membangun keberanian dan mental kepemimpinan dalam menjalankan tanggung jawab organisasi.
“Alhamdulillah, akhirnya ada salah satu kader terbaik dari DEMA IAI Natuna yang bersedia menerima amanah ini. Semoga Ardika mampu membawa organisasi ini menjadi lebih baik dalam beberapa bulan ke depan,” ujar Raus.
Ia berharap Ardika dapat membangun komunikasi yang baik dengan pihak kampus, menghidupkan kembali berbagai kegiatan mahasiswa, serta menjadi penghubung antara aspirasi mahasiswa dan pihak akademik.
Dalam kesempatan tersebut, Raus juga menyampaikan terima kasih kepada pimpinan IAI Natuna, jajaran kampus, dan seluruh mahasiswa yang telah memberikan kepercayaan selama dirinya menjalankan amanah sebagai Presiden Mahasiswa.
“Saya mewakili seluruh pengurus DEMA IAI Natuna memohon maaf sebesar-besarnya apabila selama memimpin masih terdapat banyak kekurangan. Semua pengalaman ini menjadi pembelajaran berharga untuk terus berkembang dan memberikan yang terbaik bagi kampus serta mahasiswa,” katanya.
Ardika Siap Jalankan Amanah
Ardika Pratama yang kini dipercaya sebagai PLH Ketua DEMA IAI Natuna menyatakan kesiapannya menjalankan amanah tersebut.
Ia menyebut penunjukan itu sebagai kesempatan untuk belajar sekaligus memberikan kontribusi lebih besar dalam organisasi kemahasiswaan.
“Ini merupakan awal yang baik bagi saya untuk belajar memimpin dan membawa DEMA IAI Natuna ke arah yang lebih baik. Walaupun amanah ini hanya beberapa bulan, saya berharap dapat menjalankannya dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan semangat baru,” ujar Ardika.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Muhammad Raus atas kepercayaan yang diberikan dan mengajak seluruh mahasiswa untuk bersama-sama mendukung keberlangsungan organisasi.
Sementara itu, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama IAI Natuna, Abu Bakar, M.Si., mengapresiasi penyerahan SK PLH tersebut.
Menurutnya, keberadaan PLH diperlukan agar aktivitas organisasi mahasiswa tetap berjalan setelah berakhirnya masa jabatan pimpinan sebelumnya.
“Ketika masa jabatan seorang pemimpin organisasi telah berakhir, maka diperlukan PLH agar roda organisasi tetap berjalan. InsyaAllah dalam beberapa bulan ke depan akan dilaksanakan pemilihan Ketua DEMA IAI Natuna yang baru,” jelas Abu Bakar.
Ia menyebut Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) juga telah dibentuk dan selanjutnya akan mempersiapkan proses pemilihan ketua DEMA yang baru.
Abu Bakar turut menyampaikan apresiasi kepada Muhammad Raus atas dedikasi dan kontribusinya selama memimpin DEMA IAI Natuna.
“Semoga segala ilmu, pengalaman, dan pengabdian yang telah diberikan untuk kampus dan mahasiswa menjadi amal jariyah. Semoga Muhammad Raus selalu diberikan kesuksesan dalam perjalanan berikutnya,” tuturnya.
Dengan adanya kepemimpinan sementara tersebut, DEMA IAI Natuna diharapkan tetap aktif menjalankan kegiatan kemahasiswaan dan menjadi wadah penyampaian aspirasi mahasiswa hingga terpilihnya ketua DEMA yang baru.
*Alfian



















