Sering Rusak Diterjang Banjir, Jembatan Semala Diharapkan Dibangun Permanen

Jembatan sungai Semala terputus akibat derasnya air sungai setelah hujan seharian pada Jumat (22/9).

Mandalapos.co.id, Natuna – Curah hujan tinggi pada Jumat (22/9) mengakibatkan jembatan darurat di Sungai Semala, Desa Kelarik Utara, Kabupaten Natuna, terputus total dan tak dapat lagi dilalui kendaraan.

Jembatan penghubung antara Kecamatan Bunguran Utara dengan Kecamatan Bunguran Batubi itu, diterjang derasnya aliran Sungai Semala.

Mengetahui keadaan tersebut, Camat Bunguran Utara, Mikrayatulhayat, mengatakan dirinya beserta staf serta Babinsa dan Babinkamtibmas segera turun ke lokasi, untuk pengamanan penyeberangan kendaraan masyarakat.

“Tindakan sementara turun ke lapangan mengatur bagi masyarakat yang ingin melewati jembatan tersebut, agar tidak menimbulkan korban,” ujarnya saat dihubungi awak media mandalapos, Sabtu (23/9).

Menurut Mikrayatulhayat, pihaknya saat ini menunggu air surut untuk melakukan perbaikan sementara, sekaligus melihat seberapa parah kerusakan yang dialami.

Diungkapkan orang nomor satu di Kecamatan Bunguran Utara itu, rusaknya jembatan Semala akibat hujan deras bukan kali pertama terjadi.

“Sudah tak terhitung lagi,” sebutnya.

Mengingat pentingnya jembatan penghubung tersebut, Mikrayatulhayat berharap Pemerintah Kabupaten Natuna segera membangun jembatan permanen di Sungai Semala, mengingat selama ini jembatan itu telah menjadi akses penting untuk menghubungkan Kecamatan Bunguran Utara dengan kecamatan lain dan Kota Ranai.

“Semoga proyek jembatan semala segera direalisasikan,” harapnya.

***ZUBADRI

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini