mandalapos.co.id, Indramayu – Darmi (40) warga Blok Askal, Desa Sindang, Indramayu, mengeluhkan tagihan air PDAM yang tiba-tiba membengkak, padahal tidak digunakan.
Perempuan single parents karena suaminya meninggal dunia ini, mengaku kaget melihat tagihan air PDAM rumahnya mencapai Rp250 ribu. Tagihan tersebut jauh meroket dari sebelumnya yang hanya sekitar Rp60 ribu.
Masalah itu pun sudah dilaporkannya ke petugas PDAM Cabang Kecamatan Sindang. Petugas menduga terjadi kebocoran pipa sehingga air terus keluar meski tak digunakan.
Namun, pantauan Darmi di sekitar rumahnya tidak terdapat tanda-tanda adanya pipa atau meteran bocor.
“PDAM harus periksa dimana bocornya biar jelas,” ujar ibur rumah tangga ini, Selasa (14/12).
Selain Darmi, keluhan juga datang dari konsumen PDAM lainnya yakni Ester Simamora. Konsumen yang tinggal di Jalan Nyiresik Desa Sindang ini protes karena air PDAM yang mengalir ke rumahnya sangat kecil.
Dikonfirmsi terpisah, Humas PDAM Tirta Darma Ayu Indramayu, Budi, menjelaskan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Pelayanan PDAM Wilayah Kecamatan Sindang. ***(Resman S)




















