Harapan dari Desa: BLT-DD Jadi Penopang Kebutuhan Warga Jelang Hari Raya

Anambas, mandalapos.co.id – Suasana sederhana terlihat di Kantor Desa Teluk Siantan, Kecamatan Siantan Tengah, Rabu (6/5/2026). Satu per satu warga datang dengan harapan yang sama mendapatkan sedikit bantuan untuk menyambung kebutuhan hidup sehari-hari.

Hari itu, Pemerintah Desa Teluk Siantan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap pertama bulan Mei 2026 kepada 15 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Dan setiap Penerima manfaat mendapat perbulannya Rp250 ribu rupiah.

Bantuan diserahkan langsung oleh Kepala Desa, Ismaya Lokadi, dengan penuh kehangatan. Bagi sebagian warga, bantuan ini mungkin terlihat sederhana. Namun bagi mereka, bantuan tersebut sangat berarti terlebih menjelang hari raya yang biasanya membawa kebutuhan lebih besar dari hari-hari biasa.

“Memang tidak banyak, tapi setidaknya bisa membantu dapur tetap menyala,” menjadi ungkapan yang mewakili perasaan banyak penerima hari itu.

Kepala Desa Ismaya Lokadi pun memahami betul kondisi warganya. Ia berharap, bantuan ini bisa sedikit meringankan beban ekonomi keluarga, terutama di tengah situasi cuaca yang tidak menentu.

Beberapa waktu lalu, warga sempat menghadapi kesulitan air bersih akibat kemarau. Namun kini, hujan yang mulai turun perlahan membawa kelegaan.

“Alhamdulillah, air sudah mulai lancar kembali. Sebelumnya sempat kering, sekarang sudah jauh lebih baik,” ujarnya.

Di tengah perubahan cuaca yang cepat—panas dan hujan silih berganti pemerintah desa juga terus mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan.

Tak hanya itu, semangat kebersamaan juga mulai terasa menjelang Hari Raya Iduladha. Pemerintah desa mengajak masyarakat untuk terus menjaga tradisi berkurban, yang selama ini tumbuh dari kebersamaan warga sendiri.

Setiap tahun, hewan kurban di desa ini hadir dari gotong royong masyarakat. Jumlahnya mungkin tidak selalu banyak, namun maknanya selalu besar.

“Yang penting kebersamaan. Sedikit atau banyak, yang penting niat berbagi itu tetap ada,” tutur Ismaya.

Di Desa Teluk Siantan, bantuan mungkin datang dalam angka yang terbatas. Namun harapan, kepedulian, dan kebersamaan itulah yang terus dijaga agar kehidupan tetap berjalan dengan penuh semangat.*

*YAHYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini