Upacara 17-an di Lanud RSA, Personel TNI AU Diingatkan Siaga Hadapi Bencana

Kepala Dinas Personel Lanud Raden Sadjad Kolonel Adm Yuli Afrizan, S.Sos., M.Si., memimpin Upacara Bendera 17-an di Lapangan Upacara Dirgantara Lanud Raden Sadjad, Natuna, Kamis (17/9/2026).

Natuna, mandalapos.co.id – Kesiapsiagaan menghadapi bencana menjadi salah satu penekanan dalam Upacara Bendera 17-an yang digelar Lanud Raden Sadjad di Lapangan Upacara Dirgantara, Natuna, Kepulauan Riau, Kamis (17/9/2026).

Dalam amanat Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsdya TNI Minggit Tribowo, S.I.P., yang dibacakan pada upacara tersebut, jajaran TNI Angkatan Udara diminta terus menjaga kesiapan dalam membantu penanganan bencana alam.

Amanat tersebut menyoroti sejumlah operasi kemanusiaan yang telah dilakukan Koopsudnas dan jajarannya. Sejak Juli hingga September 2026, TNI AU disebut telah menyalurkan lebih dari 1.250 ton logistik bagi masyarakat terdampak bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Distribusi bantuan tersebut dilakukan melalui 46 sorti penerbangan. Data tersebut menunjukkan peran dukungan udara dalam mempercepat mobilisasi bantuan ketika kondisi bencana membutuhkan penanganan dan distribusi logistik.

Selain penanganan bencana di NTT, jajaran TNI AU juga terlibat dalam upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatra dan Kalimantan.

Penanganan dilakukan melalui berbagai metode, di antaranya patroli udara, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), water bombing, pemadaman dari darat hingga penyuluhan kepada masyarakat mengenai bahaya kebakaran.

Di Lanud Raden Sadjad, upacara dipimpin Kepala Dinas Personel Lanud Raden Sadjad Kolonel Adm Yuli Afrizan, S.Sos., M.Si., selaku inspektur upacara. Seluruh personel Lanud Raden Sadjad turut mengikuti kegiatan tersebut.

Upacara berlangsung dengan rangkaian pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan Pancasila dan Pembukaan UUD 1945, pengucapan Sapta Marga serta pembacaan Panca Prasetya Korpri.

Penekanan mengenai kesiapsiagaan bencana dalam amanat tersebut menjadi bagian dari penguatan tugas TNI AU, tidak hanya dalam menjaga pertahanan udara, tetapi juga mendukung penanganan kondisi darurat dan membantu masyarakat ketika bencana terjadi.*

*Zubadri

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini