
Natuna, mandalapos.co.id – Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Natuna resmi mulai beroperasi setelah dilakukan pemisahan kelembagaan dari Kementerian Agama (Kemenag). Operasional ini ditandai dengan pelantikan pejabat Kemenhaj yang berlangsung pada 31 Desember 2025 lalu.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Natuna, Subadi, menyampaikan bahwa pembentukan Kemenhaj menjadi babak baru dalam peningkatan pelayanan haji dan umrah di daerah. Saat ini, fokus utama adalah mematangkan kesiapan organisasi sekaligus memastikan pelayanan kepada jemaah tetap berjalan optimal.
“Mulai tahun 2026, seluruh urusan pelayanan haji dan umrah secara resmi menjadi kewenangan Kemenhaj,” ujar Subadi, Senin (5/1/2026).
Meski telah berpisah secara struktural, Subadi menegaskan Kemenag Natuna tetap memberikan dukungan penuh terhadap operasional Kemenhaj, terutama dalam masa transisi awal. Menurutnya, sinergi antarlembaga masih sangat dibutuhkan demi menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kemenag mendukung penuh proses transisi ini agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan kendala,” tegasnya.
Ia menilai pemisahan Kemenhaj dari Kemenag merupakan langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi layanan haji. Dengan struktur organisasi yang lebih fokus, pelayanan diharapkan dapat berlangsung lebih cepat dan profesional.
Ke depan, koordinasi antara Kemenag dan Kemenhaj Natuna akan terus dilakukan guna menjaga stabilitas layanan, khususnya pada masa awal operasional kantor baru tersebut.*
*Zubadri




















