
Natuna, Mandalapos.co.id — Gelak tawa dan wajah-wajah ceria memenuhi halaman SD Negeri 009 Bandarsyah, Kamis (7/5/2026) pagi.
Sejumlah siswa tampak tak sabar membuka tas sekolah baru yang baru saja mereka terima. Ada yang langsung memakainya di pundak kecil mereka, ada pula yang sibuk menunjukkan isi perlengkapan sekolah kepada teman sebangku.
Bagi anak-anak itu, bingkisan dari program Pegadaian Peduli Gold Generation bukan sekadar tas dan alat tulis. Bantuan tersebut menjadi penyemangat baru untuk kembali belajar dengan penuh semangat dan mimpi besar.
Pimpinan Cabang PT Pegadaian Natuna, Jufriadi, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari gerakan nasional Pegadaian Peduli yang dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia.
“Pagi ini kami mengadakan penyerahan bantuan kepada murid-murid SDN 009 Bandarsyah berupa 109 tas beserta perlengkapan sekolah. Program ini dilaksanakan di 62 titik di seluruh Indonesia dan Alhamdulillah Kepulauan Riau menjadi salah satunya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sebelumnya Pegadaian Peduli juga telah melaksanakan pembagian paket sembako kepada masyarakat. Kehadiran Pegadaian di Natuna sejak tahun 2008, kata dia, diharapkan terus memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.
“Mudah-mudahan ke depannya Pegadaian bisa lebih berkontribusi untuk masyarakat Natuna,” tambahnya.
Kepala Sekolah SD Negeri 009 Bandarsyah, Yudiman, mengaku bangga dan bersyukur atas perhatian yang diberikan pemerintah daerah dan Pegadaian kepada sekolahnya.
“Bagi keluarga besar SD Negeri 009 kami sangat berterima kasih dan bangga atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah daerah dan khususnya dari PT Pegadaian. Bantuan yang kami terima hari ini sangat bermanfaat untuk peserta didik,” katanya.
Ia berharap perhatian terhadap dunia pendidikan di Natuna dapat terus berlanjut.
“Besar harapan kami agar kerja sama dengan PT Pegadaian tidak terhenti sampai di sini,” ucapnya.
Sementara itu, Bupati Natuna Cen Sui Lan tampak beberapa kali berinteraksi langsung dengan para siswa. Dengan nada hangat, ia mengingatkan pentingnya belajar sungguh-sungguh demi menyongsong generasi emas Indonesia.
“Gold Generation artinya generasi emas. Nanti kalian yang akan memasuki masa generasi emas, jadi semua harus sukses,” ujar Cen Sui Lan.
Ia juga mengingatkan anak-anak untuk disiplin dan menghormati simbol negara, termasuk saat menyanyikan lagu Indonesia Raya.
“Kalau mendengar lagu Indonesia Raya sikapnya harus tegas, berdiri tegak. Tidak boleh sambil main-main. Belajarlah dengan giat dan benar,” pesannya.
Kehadiran para pejabat daerah dan pihak Pegadaian pagi itu seolah menjadi suntikan semangat baru bagi para siswa. Di tengah keterbatasan yang ada, perhatian sederhana seperti tas dan perlengkapan sekolah mampu menghadirkan senyum tulus di wajah anak-anak yang kelak diharapkan menjadi generasi emas Natuna. *
*Alfian


















