Temui Menteri Tenaga Kerja, Gubernur Kepri Bawa ‘Oleh-oleh’ untuk BLK Karimun

0
95
Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziah menerima kunjungan Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad

mandalapos.co.id, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziah menerima kunjungan Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, di Kompleks Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Kamis (22/2).

Kedatangan Gubernur Ansar untuk mengkoordinasikan pekerjaan yang sedang berlangsung setelah selesai pembangunan gedung workshop Balai Latihan Kerja (BLK) di Kabupaten Karimun.

Ia memaparkan, gedung workshop BLK Karimun akan berfokus pada pelatihan keahlian teknik las, kelistrikan, dan mekanikal (alat berat) yang ke depan diharapkan dapat memberi kontribusi terhadap penyediaan tenaga kerja terampil melalui pelaksanaan program pelatihan yang link and match dengan kebutuhan industri di daerah setempat.

“Karimun merupakan daerah yang memiliki kawasan industri shipyard yang sangat potensial dalam penyerapan tenaga kerja, terutama tenaga kerja dengan keahlian pengelasan, sehingga ditetapkan bahwa bantuan peralatan kejuruan pengelasan untuk Satuan Pelayanan BLK Karimun menjadi skala prioritas,” ucapnya.

Selain itu, Gubernur Ansar menginformasikan kepada Menaker bahwa Provinsi Kepri telah menyelesaikan pembentukan satuan pelayanan “BLK Karimun Service” berdasarkan Keputusan Gubernur Kepulauan Riau No. 232 tahun 2024 tentang BLK Karimun Service di Unit Teknik Daerah Balai Latihan Kerja dan Pengembangan Produktivitas Dinas Tenaga Kerja dan Provinsi Transmigrasi.

Sementara itu Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziah mengapresiasi Pemprov Kepri yang terus memberikan perhatian serius dalam proses pembangunan BLK Karimun.

Menurutnya, Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) juga akan membantu melengkapi isi dan peralatan BLK Karimun, sehingga dapat beroperasi dengan maksimal sesuai tujuan pembangunan BLK tersebut.

“Secepatnya akan segera kami proses dengan mekanisme yang ada, melalui Direktorat Kelembagaan Pelatihan Vokasi akan bersedia menyalurkan bantuan itu. Semoga bulan Juni 2024 sudah bisa dieksekusi,” ucap Menaker Ida Fauziah.

*(M Saputra)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini