Dianggap Pelayanannya Berbelit-belit, Dirut RSUD Palmatak Menjawab: Kami Ada SOP

838
Direktur RSUD Palmatak, dr. Sofwan Fuadi berfoto di depan ruang perawatan usai meninjau keadaan pasien rujukan dari Desa Air Asuk, Jumat (20/1/23) (Foto: YAHYA/mandalapos)

Mandalapos.co.id, Anambas — Direktur UPT RSUD Palmatak, Kepulauan Anambas, dr. Sofwan Fuadi, menanggapi keluhan Anggota DPRD Kepulauan Anambas, Jasril Jamal, soal pelayanan penjemputan RSUD Palmatak terhadap pasien rujukan dari Desa Air Asuk, yang dianggap berbelit-belit.

Dokter Sofwan mengatakan, RSUD Palmatak memiliki Standart Operasional Prosedur (SOP) penjemputan pasien.

“SOP nya itu, dokter puskesmas menghuhungi dokter jaga RSUD terkait bagaimana pasien dirujuk. Kemudian dokter jaga lapor ke dokter spesialis terkait penyakit pasien. Apabila pasien gawat, dokter spesialis bisa kasih arahan, amit-amit misal di ambulans terjadi pasien meninggal, kan bisa terjadi,” terang Dokter Sofwan dihubungi mandalapos, Jum’at, 20 Januari 2023.

Lanjut Dokter Sofwan mengatakan, pihaknya menghargai keinginan Anggota DPRD Anambas tersebut yang peduli dengan masyarakat di dapilnya.

Namun demikian, Dokter Sofwan menyebut pihaknya juga memiliki SOP yang perlu ditaati.

“Saya sudah komunikasi juga dengan Kepala Puskesmas Air Asuk dan dengan dokter umum juga. Saya juga komunikasi dengan keluarga pasien dan puskesmas. awalnya pasien mau besoknya (dirujuk) ternyata mau hari itu juga,” jelasnya.

“Intinya sih saya institusi ini ada SOP nya, kami di sini berpatokan dengan SOP penjemputan pasien, memang ya ga bisa terlalu saklak. Intinya kami berupaya melayani dengan baik dan kami bekerja dengan SOP nya,” sambung Dokter Sofwan.

Dokter Sofwan juga menegaskan, pihaknya tidak pernah mempersulit administrasi pasien yang datang ke RSUD Palmatak. Bahkan dia menyebut, kerap mempermudah masyarakat yang datang untuk berobat.

“Saya administrasi di sini gampang kok, orang datang belum ada BPJS saja kita permudah. Hanya jika memang kami ada beberapa kekurangan, kami tetap berupaya berada di koridornya, berada dalam SOP nya,” ujarnya.

Dokter Sofwan membeberkan, saat ini pasien rujukan dari Desa Air Asuk tersebut dilayani dengan baik oleh pihaknya.

“Kemarin transfusi darah, nanti transfusi darah lagi. Saya pagi tadi mantau pasiennya juga. Bagi saya nanyanya (kepuasan) ke pasien sebagai pengguna jasa layanan kami, jika pasien puas dan baik saja, artinya tak ada masalah,” sebutnya.

Dia pun berharap, agar kejadian serupa tak terulang kembali, diperlukan komunikasi yang lebih intensif antara RSUD dan Puskesmas.***

*Laporan: YAHYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here