BLT Desa Tiangau Disalurkan Rapel 4 Bulan, 27 KPM Terima Rp800 Ribu

Anambas, mandalapos.co.id – Pemerintah Desa Tiangau kecamatan Siantan Selatan Kabupaten Kepulauan Anambas menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat untuk periode Januari hingga April 2026 secara sekaligus (rapel). Bertempat di Balai kantor Desa ( 10/4/2026 )
Penyaluran ini dilakukan setelah dana desa cair pada April.

Kepala Desa Tiangau Khermasya menjelaskan, keterlambatan penyaluran BLT disebabkan oleh lambatnya pencairan dana desa dari pemerintah pusat.

“Karena dana desa baru cair bulan April, maka kita salurkan sekaligus untuk empat bulan, setelah tanggal 10 April,” ujarnya.

Untuk tahun ini, jumlah penerima BLT tercatat sebanyak 27 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Masing-masing KPM menerima Rp200.000 per bulan, sehingga total yang diterima selama empat bulan mencapai Rp800.000.

Namun demikian, terdapat penyesuaian besaran bantuan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika sebelumnya setiap KPM menerima Rp300.000 per bulan, kini turun menjadi Rp200.000 per bulan.

“Penyesuaian ini dilakukan sesuai kemampuan keuangan desa,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa meskipun terdapat pengurangan nominal bantuan, jumlah penerima tetap sebanyak 27 KPM tanpa pengurangan.

Dalam penyalurannya, pemerintah desa memprioritaskan warga yang benar-benar membutuhkan, seperti lansia, penyandang disabilitas, serta keluarga dengan kondisi ekonomi lemah dan tidak memiliki penghasilan tetap.

Selain BLT, pemerintah desa juga menyalurkan berbagai bantuan sosial lainnya dari kementerian, sesuai dengan kriteria masing-masing program. Ia menekankan bahwa bantuan tidak boleh diterima ganda oleh satu penerima agar distribusi lebih merata.

“Kami pastikan tidak ada penerima yang mendapatkan bantuan ganda. Jangan sampai yang seharusnya berhak justru tidak mendapatkan,” tegasnya.

Kepala desa juga mengimbau masyarakat untuk tidak melihat besar kecilnya bantuan, melainkan sebagai bentuk perhatian pemerintah dalam membantu meringankan beban ekonomi warga.

“Jangan dipandang dari jumlahnya, tapi ini bentuk kepedulian pemerintah agar masyarakat tetap terbantu dan tidak sampai kekurangan,” tutupnya.*

*YAHYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini