Mandalapos.co.id, Probolinggo — Seorang pria bernama Ahmad Faril 12 tahun pelajar warga Dusun Watu Ewuh RT 009 RW003 Desa Legundi, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, ditemukan meninggal dunia di sungai watu ewuh Desa Legundi pada hari minggu sekitar jam 10.00 Wib, Senin (23/5).
Kapolsek Bantaran Iptu Sugeng Harianto saat dikonfirmasi menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi-saksi awalnya Ahmad Faril bersama teman-temannya yakni Lutfi (11) Muslim (6) Nia (8) mengikuti Usman untuk memandikan sapi dan kambing di sungai yang tidak jauh dari rumahnya.
Sesampai di sungai, korban bersama teman-temannya membuka pakaiannya dengan maksud untuk mandi sambil memandikan sapi dan kambing milik Usman.
Namun sebelum mandi, korban bersama Muslim dan Nia menyeberang ke pinggir sungai sebelah utara dan duduk di atas batu pinggir sungai tersebut, sedangkan Usman dan Lutfi memandikan sapi dan kambing di tengah sungai sebelah timur.
“Lutfi bermaksut meminta tolong korban untuk membantunya memandikan kambing tersebut namun setelah menoleh ke arah tempat korban semula duduk, Lutfi tidak melihat korban ditempat semula,” tutur Kapolsek.
Akhirnya, lanjut Kapolsek, Lutfi berusaha mencari korban dan ternyata melihat rambut korban mengapung di sungai itu.
“Saudara Usman yang saat itu diberitahu Lutfi berusaha menolong korban ke pinggir sungai dan mencari bantuan warga sekitar untuk membawa korban ke rumahnya,” jelasnya.
Kemudian pihak keluarga mengantar korban ke Pukesmas Bantaran namun menurut petugas Pukesmas, nyawa korban sudah tidak ada alias meninggal dunia.
Menurut Kapolsek, keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi karna sudah menerima kematian korban yang merupakan sebuah musibah. ***Yul





















