Wakil Ketua II DPRD Bengkalis Hadiri Festival Layang Wau 2026 di Andam Dewi, Diikuti 200 Peserta

Bengkalis, mandalapos.co.id – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bengkalis, Hendrik Firnanda Pangaribuan, menghadiri Festival Layang Wau Bengkalis Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Pasir Andam Dewi, Kecamatan Bengkalis, Sabtu (31/1/2026).

Festival berlangsung meriah dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Sejak awal kegiatan, warga tampak memadati lokasi untuk menyaksikan beragam layang-layang khas Bengkalis yang diterbangkan peserta.

Tercatat sebanyak 200 peserta ikut ambil bagian dalam Festival Layang Wau Bengkalis 2026. Rinciannya, 100 peserta tingkat pelajar dan 100 peserta tingkat umum. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pengurus Layang Wau Bengkalis (PLWB) dengan mengusung tema “Melestarikan Tradisi, Mengangkat Marwah.”

Pemkab Bengkalis Dukung Pelestarian Budaya Layang Wau

Festival Layang Wau Bengkalis 2026 secara resmi dibuka oleh Bupati Bengkalis yang diwakili Staf Ahli, Johansyah Syafri. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa festival ini merupakan langkah strategis untuk menjaga keberadaan permainan tradisional layang wau agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Pemerintah Kabupaten Bengkalis, lanjutnya, memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan yang mengangkat budaya lokal tersebut. Harapannya, warisan budaya layang wau Bengkalis dapat semakin dikenal luas, baik di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus terus diwariskan kepada generasi muda.

Hendrik: Festival Layang Wau Jadi Simbol Identitas Bengkalis

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Bengkalis Hendrik Firnanda Pangaribuan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Festival Layang Wau Bengkalis 2026. Ia menilai festival ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga wadah untuk menampilkan kreativitas dan keterampilan masyarakat Bengkalis dalam menciptakan layang-layang yang indah dan unik.

“Festival ini bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga simbol identitas dan kebanggaan masyarakat Bengkalis. Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat jati diri masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya melestarikan budaya lokal,” ujar Hendrik.

Ia juga berharap Festival Layang Wau Bengkalis dapat menjadi momentum untuk mendorong pengembangan sektor pariwisata, sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif di Kabupaten Bengkalis melalui event budaya yang berkelanjutan.*

*ALHAFISH

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini