Peningkatan Kapasitas Agen Perisai, BPJS Ketenagakerjaan Mendorong Pendaftaran Lebih Dekat Ke Masyarakat

Natuna, mandalapos.co.id – Kantor BPJS Ketenagakerjaan Natuna Ranai menggelar kegiatan monitoring dan evaluasi kinerja wadah serta Agen Perisai di Kabupaten Natuna, Kamis (5/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di Natuna Dive Resort tersebut juga dirangkaikan dengan agenda buka puasa bersama.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Natuna Ranai, Hendra Harry Jonna, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas para Agen Perisai agar semakin efektif dalam memperluas jangkauan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di tengah masyarakat.

Menurutnya, Agen Perisai memiliki peran strategis sebagai perpanjangan tangan BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya pekerja sektor informal, mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Kami mengapresiasi keaktifan para agen Perisai yang selama ini membantu memperluas wawasan masyarakat tentang BPJS Ketenagakerjaan. Potensi di Natuna sebenarnya sangat besar dan masih banyak celah yang bisa kita optimalkan,” ujarnya.

Jonna menambahkan bahwa sistem kemitraan melalui Agen Perisai memberikan peluang bagi masyarakat untuk ikut berperan aktif sekaligus memperoleh manfaat ekonomi. Hal itu karena insentif yang diterima para agen sejalan dengan kinerja dalam mendaftarkan peserta baru.

“Semakin banyak peserta yang berhasil didaftarkan, maka semakin besar insentif yang diperoleh. Jadi hasil yang didapat memang berbanding lurus dengan kinerja para agen,” jelasnya.

Ia juga mendorong para Agen Perisai untuk terus berinovasi dalam mengembangkan metode sosialisasi agar lebih efektif menjangkau para pekerja di daerah. Pihak BPJS Ketenagakerjaan, kata dia, juga akan terus memberikan dukungan kepada para agen melalui berbagai kegiatan peningkatan kapasitas, diskusi, serta pendampingan langsung di lapangan.

“Kami tidak melepas para agen begitu saja. Kami tetap mensupport, mulai dari kegiatan peningkatan kemampuan, diskusi, hingga turun langsung membantu sosialisasi kepada masyarakat agar mereka mengetahui bahwa agen Perisai adalah mitra resmi BPJS Ketenagakerjaan,” tambahnya.

Jonna berharap para Agen Perisai dapat terus mengembangkan potensi yang ada di daerah serta memanfaatkan kemampuan pribadi untuk menarik minat masyarakat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Ia juga menargetkan peningkatan jumlah kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Natuna sepanjang tahun 2026 dan tahun-tahun berikutnya.

Sementara itu, Roby Trisna, Account Representative Perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Natuna Ranai, dalam kesempatan tersebut memaparkan potensi peningkatan kepesertaan di Natuna sekaligus mendengarkan langsung berbagai kendala yang dihadapi para Agen Perisai di lapangan.

Dalam sesi diskusi, para Agen Perisai juga membahas sejumlah hal terkait proses klaim peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Penata Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Natuna Ranai, Janri Daniel Sinaga, menegaskan bahwa keputusan apakah klaim peserta diterima atau tidak sepenuhnya berada di pihak BPJS Ketenagakerjaan, bukan pada Agen Perisai.

Namun demikian, peran agen tetap penting dalam membantu mengumpulkan kronologi kejadian secara lengkap dan jujur apabila terjadi kecelakaan kerja pada peserta yang mereka daftarkan.

“Penentuan apakah klaim diterima atau tidak ada di BPJS Ketenagakerjaan, bukan di tangan agen Perisai. Namun agen tetap memiliki peran penting dalam memastikan kronologi kejadian disampaikan secara lengkap dan jujur,” pungkasnya.*

*ALFIAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini