BWS Hadiri Uji Coba Dapur MBG Bunguran Barat, Santuni Anak Yatim


Mandalapos.co.id, NATUNA – Bang Wan Sapri (BWS) menghadiri uji coba sekaligus syukuran jelang beroperasinya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bunguran Barat bersama anak yatim dan warga Kelurahan Sedanau, Sabtu (11/1/2026).

Kegiatan yang digelar oleh yayasan mitra Badan Gizi Nasional (BGN) ini diawali dengan doa bersama sebagai tanda kesiapan operasional dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Bunguran Barat.

Acara tersebut dihadiri perwakilan BGN yang diwakili Kepala SPPG, Lurah Sedanau, unsur Forkopimcam, para kepala sekolah se-Kelurahan Sedanau, RT/RW, tokoh masyarakat, serta warga sekitar dapur MBG.

Dalam kegiatan itu, BWS menyerahkan santunan kepada anak yatim melalui program “Balek Kampung Bantu Kampung”. Setiap anak yatim menerima bantuan Rp300 ribu per bulan selama enam bulan.

Sebagai investor BWS juga menegaskan pentingnya pemberdayaan ekonomi lokal dalam operasional dapur MBG. Ia meminta para pemasok memprioritaskan pembelian bahan baku dari masyarakat sekitar.

“Utamakan beli bahan baku dari warga sekitar dapur dan pastikan bahan yang digunakan segar. Jika stok lokal habis, baru datangkan dari luar,” tegasnya.

Lurah Sedanau, Subhan, mengapresiasi kehadiran dapur MBG di wilayahnya dan berpesan agar pengelola menjaga kualitas serta keamanan proses memasak.

“Saya berharap pengelola dapur benar-benar memperhatikan kualitas produk dan memastikan proses masak berjalan aman dan higienis,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SPPG Bunguran Barat Muhamad Zawir memastikan dapur MBG akan beroperasi sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Kami berkomitmen menjalankan seluruh proses produksi sesuai SOP dan meminimalisir risiko agar makanan aman dikonsumsi penerima manfaat,” katanya.

Diketahui, 35 relawan yang terlibat di SPPG Bunguran Barat seluruhnya merupakan warga berdomisili di Kelurahan Sedanau. Kehadiran dapur MBG diharapkan mampu meningkatkan pemenuhan gizi sekaligus menggerakkan ekonomi lokal dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat.(Dan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini