SIAK, mandalapos.co.id – Pemerintah Kabupaten Siak bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Siak menggelar Gerakan Masyarakat (Gemar) Siak Berzakat ke-XIII yang dirangkaikan dengan pendistribusian zakat pola konsumtif tahap I tahun 2026 serta Gerakan Siak Berwakaf.
Bupati Siak Afni Zulkifli mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Siak Berzakat yang digagas Baznas Kabupaten Siak sebagai upaya memperkuat kepedulian sosial sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan Siak Berzakat yang dilaksanakan oleh Baznas Siak. Saya mengapresiasi kegiatan ini karena Baznas menjadi salah satu lembaga yang amanah untuk menyalurkan zakat kepada para mustahik,” ujarnya.
Menurut Afni, potensi zakat di Kabupaten Siak masih cukup besar namun belum tergarap secara maksimal, terutama dari kalangan perusahaan yang beroperasi di daerah tersebut.
“Kita sudah menjajaki pertemuan dengan beberapa perusahaan dan memperkenalkan Baznas kepada mereka. Mudah-mudahan setelah diperkenalkan langsung, mereka semakin yakin untuk menyalurkan zakat melalui Baznas,” jelasnya.
Bupati Afni berharap melalui gerakan tersebut pengelolaan zakat dapat lebih terkoordinasi sehingga penyalurannya kepada para mustahik juga semakin optimal.
“Selama ini mungkin penyaluran zakat masih berserak. Harapan kita dengan adanya kegiatan ini zakat bisa lebih terpusat dan terkoordinasi dengan baik sehingga dapat disalurkan secara lebih maksimal kepada yang berhak,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Siak Samparis Bin Tatan menjelaskan bahwa pengumpulan zakat, infak dan sedekah (ZIS) di Kabupaten Siak mencapai Rp25,7 miliar. Angka tersebut mengalami pertumbuhan sekitar 5 persen dibandingkan tahun 2024, dengan jumlah muzaki sebanyak 8.852 orang.
Dari jumlah tersebut, Baznas juga telah menyalurkan dana sebesar Rp25,9 miliar kepada 15.047 penerima manfaat. Hal ini menunjukkan bahwa zakat yang terkumpul dikelola dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Selama Ramadhan, Baznas menetapkan target pengumpulan sebesar Rp7,5 miliar dengan salah satu program unggulan Gemar Siak Berzakat sebesar Rp4,5 miliar,” jelasnya.
Selain itu, Baznas juga mengalokasikan anggaran penyaluran sebesar Rp2,8 miliar dengan target penerima manfaat sebanyak 5.392 orang.
Samparis menambahkan bahwa penyaluran zakat pada Ramadhan tahun 2026 mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun 2025 yang hanya sebesar Rp1,8 miliar dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 3.665 orang.
“Alhamdulillah, selama 24 tahun gerakan zakat di Kabupaten Siak berjalan dengan amanah dan memberikan dampak nyata berkat dukungan pemerintah, masyarakat, serta seluruh mitra. Semoga zakat yang terkumpul dan tersalurkan terus memberikan manfaat dan keberkahan bagi semua,” pungkasnya.
ALHAFISH





















