mandalapos.co.id, Tapsel — Setelah berjibaku melakukan pencarian, BPBD Tapanuli Selatan (Tapsel) bersama TNI-Polri dan masyarakat, akhirnya menemukan Ogong Sitompul (76), yang sudah menghilang sejak lebih kurang 6 hari yang lalu di tepi Sungai Batang Toru di Desa Huraba, Kecamatan Marancar, Jumat (25/3/2022) sekira pukul 11.00 WIB.
Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Tapsel, Hotmatua Rambe, kepada awak media melalui WhatsApp menerangkan bahwa, warga Kelurahan Pasar Sempurna, Kecamatan Marancar itu, ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa.
Persisnya, kata Hotmatua, posisi jenazah korban dalam keadaan terlungkup. Adapun yang pertama menemukan jenazah korban adalah Ustadz Rudi Sihombing, yang saat itu sedang memancing di tepi Sungai Batang Toru.
“Jarak mayat ditemukan dari kebun Almarhum (korban) lebih kurang 2 meter,” terang Hotmatua.
Lebih jauh, Hotmatua merinci bahwa saat ditemukan, kondisi jenazah korban yakni di satu tangan sebelah kanan batas lengan hilang dengan usus ke luar. Korban juga ditemukan tanpa mengenakan baju dan masih menggunakan celana dalam warna merah.
“Pukul 14.24 WIB, jenazah (korban) dibawa ke Rumah Sakit Umum Sipirok untuk dilakukan otopsi atas permintaan keluarga,” tandas Hotmatua.
Sebelumnya, Ogong Sitompul dikabarkan menghilang di area Saba Bulu Palakke (Maheam) atau sekitar 200 meter dari aliran Sungai Batang Toru, Lingkungan III, Kelurahan Pasar Sempurna.
Informasi diperoleh, awalnya pada Sabtu (19/3/2022) pagi, korban masih terlihat oleh anaknya sedang mengupas pinang di gubuk dekat kebun hingga sore hari. Lalu, anak korban pergi memanen nira.
Sepulang dari memanen nira, anaknya tak melihat keberadaan korban lagi di gubuk. Karena mengira korban sedang bekerja, anaknya lantas pulang ke rumah. Namun, ditunggu-tunggu hingga magrib atau petang korban tak kunjung pulang ke rumah.
Atas kejadian itu, BPBD Tapsel bersama TNI-Polri, unsur Forkopimcam, maupun masyarakat setempat lakkukan pencarian.
Laporan : M Reza FahlefiÂ





















