Wagub Kepri Buka ToT dan UKT Nasional PPS Satria Muda Indonesia, Tekankan Pembentukan Karakter Pesilat

Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura membuka kegiatan Training of Trainer (ToT) dan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Perguruan Pencak Silat Satria Muda Indonesia (PPS SMI) Wilayah Kepulauan Riau, di Hotel PIH Kota Batam, Kamis (15/1/2026) .(Foto: istimewa)

Batam, mandalapos.co.id – Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, secara resmi membuka kegiatan Training of Trainer (ToT) dan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Perguruan Pencak Silat Satria Muda Indonesia (PPS SMI) Wilayah Kepulauan Riau, di Hotel PIH Kota Batam, Kamis (15/1/2026).

Kegiatan ToT dan UKT Tingkat Nasional ini dilaksanakan sebagai upaya evaluasi sekaligus peningkatan kemampuan para pesilat PPS SMI Kepri, serta untuk mengukur sejauh mana capaian pembinaan yang telah dilakukan selama ini.

Dalam sambutannya, Wagub Nyanyang menegaskan bahwa pelaksanaan ToT dan UKT tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan teknis pencak silat, tetapi juga menjadi media strategis dalam pembentukan karakter, penguatan jati diri, serta pelestarian budaya bangsa.

“Pelatihan ini merupakan sarana internalisasi nilai-nilai luhur bangsa, seperti disiplin, sportivitas, tanggung jawab, dan semangat kebangsaan,” ujar Nyanyang.

Ia menjelaskan, ToT merupakan bagian dari proses standarisasi dan penguatan kompetensi pelatih agar mampu menjalankan fungsi pembinaan secara profesional, terukur, dan berkelanjutan. Sementara itu, pelaksanaan UKT harus menjadi instrumen evaluasi yang objektif terhadap kemampuan pesilat.

“UKT tidak sekadar formalitas kenaikan tingkat, tetapi harus menjunjung prinsip kualitas, integritas, dan disiplin,” tambahnya.

Wagub Kepri juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan berskala nasional tersebut, yang dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang berkarakter, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki jiwa nasionalisme yang kuat.

“Kita berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di Kepulauan Riau, sehingga lahir pesilat-pesilat Kepri yang tangguh, berkarakter, dan berbudaya,” tegasnya.

Menurutnya, muara dari pembinaan yang berkesinambungan ini adalah lahirnya atlet pencak silat yang mampu mengharumkan nama Kepulauan Riau di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus menjaga pencak silat sebagai warisan budaya asli Indonesia.

Kegiatan ToT dan UKT Tingkat Nasional PPS SMI Wilayah Kepri tahun ini mengusung tema “Bela Diri untuk Bela Bangsa” dan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 15 hingga 18 Januari 2026.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Komda PPS SMI Kepri Razaki Persada dan Sekretaris Komda PPS SMI Kepri Isra Gigantara.*

*Dani

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini